<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Emisi Gas Nitrous Oxide (N2o) Dari Budidaya Padi Anorganik

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA

DOI

Abstract

Sawah merupakan salah satu sumber emisi gas N2O. Tujuan dari penelitian adalah mengukur total fluks gas N2O pada berbagai kondisi lingkungan mikro dan menganalisis pengaruh kondisi lingkungan mikro terhadap potensi emisi gas N2O pada budidaya padi anorganik. Penelitian ini menggunakan 2 metode yaitu metode System of Rice Intensification (SRI) dan Konvensional. Dari kedua metode yang diterapkan, didapatkan bahwa metode konvensional menghasilkan fluks gas N2O lebih banyak dari pada metode SRI. Kondisi lingkungan mikro memberi pengaruh yang berbeda-beda terhadap fluks N2O pada metode konvensional dan SRI. Pengaruh temperatur udara terhadap fluks N2O sama-sama kecenderungan positif. Metode konvensional dan SRI pada kelembaban udara, temperatur tanah, dan pH memiliki kecenderungan yang berbeda. Kecenderungan positif terdapat pada kelembaban udara NK, temperatur tanah NK dan pH NS. Kecenderungan negatif terdapat pada kelembaban udara NK, temperatur tanah NS, pH NK, serta NK dan NS pada potensial redoks dan daya hantar listrik.

Description

Keywords

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By