<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Perbaikan Kualitas Proses Produksi Sarung Tangan Golf dengan Pendekatan Fuzzy Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Fault Tree Analysis (FTA) (Studi Kasus: PT. Adi Satria Abadi)

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Dalam industri manufaktur, kualitas produk merupakan aspek krusial yang harus dijaga untuk mempertahankan keunggulan kompetitif, termasuk bagi PT. Adi Satria Abadi yang memproduksi barang dari kulit. Perusahaan saat ini tengah menghadapi permasalahan tingginya jumlah produk cacat yang melebihi batas toleransi 1% dari total output produksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi akar penyebab yang mengakibatkan terjadinya cacat produk dan memberikan rekomendasi perbaikan yang tepat. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Fuzzy Failure Mode and Effect Analysis (Fuzzy FMEA) untuk menentukan prioritas kegagalan berdasarkan nilai FRPN, dan Fault Tree Analysis (FTA) untuk mencari akar penyebab dengan mengidentifikasi kegagalan yang terjadi. Data yang digunakan diperoleh dari hasil observasi lapangan dan wawancara dengan pihak internal perusahaan, serta analisis dokumen terkait. Hasil penelitian dengan menggunakan metode Fuzzy FMEA menunjukkan bahwa penyebab utama terjadinya cacat yang memiliki nilai tertinggi adalah posisi jarum yang tidak tepat dan pengukuran pola oval yang tidak akurat, dari jenis cacat yang dominan ditemukan yaitu “meleset” dan “tidak oval”. Dengan bantuan FTA, penyebab terjadinya cacat tersebut dianalisis lebih mendalam hingga ke akar permasalahannya. Berdasarkan hasil analisis, beberapa usulan perbaikan diberikan. Diharapkan penerapan solusi ini dapat mengurangi tingkat cacat dan meningkatkan kualitas serta efisiensi produksi secara keseluruhan di PT. Adi Satria Abadi.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By