Transformasi Digital Manajemen Sumber Daya Manusia: Studi Implementasi di PT Wijaya Karya (Persero) Tbk Proyek Toll Road Development Of Semarang – Demak 1B
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Transformasi digital dalam pengelolaan sumber daya manusia (SDM) telah menjadi strategi utama dalam meningkatkan efisiensi dan daya saing perusahaan konstruksi di era industri 4.0. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan transformasi digital dalam manajemen SDM di PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, khususnya pada Proyek Pembangunan Jalan Tol Semarang–Demak Seksi 1B. Fokus penelitian meliputi lima aspek utama: efisiensi perencanaan tenaga kerja, proses rekrutmen, pelatihan berbasis digital, evaluasi kinerja, serta dampaknya terhadap kelancaran operasional proyek. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dan teknik triangulasi data, yang mencakup wawancara mendalam, observasi lapangan, serta studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem Human Capital Management System (HCMS) dan platform WikaZone berhasil meningkatkan efisiensi perencanaan tenaga kerja dan pengelolaan kinerja karyawan. Proses rekrutmen tenaga kerja organik dan terampil sudah berbasis digital dan lebih cepat, namun untuk tenaga kontrak dan harian masih bersifat manual. Pelatihan daring melalui platform Wikademy memberi fleksibilitas belajar, namun tantangan muncul dari rendahnya literasi digital dan kurangnya relevansi materi terhadap kebutuhan proyek. Evaluasi kinerja digital dinilai efisien secara administratif, namun belum adaptif terhadap kompleksitas pekerjaan lapangan. Transformasi digital juga berdampak positif pada koordinasi lintas tim dan dokumentasi proyek, tetapi masih menghadapi hambatan berupa keterbatasan infrastruktur, ketidaksinkronan sistem pusat dan lokal, serta minimnya pelibatan pengguna akhir dalam perancangan sistem. Oleh karena itu, keberhasilan transformasi digital SDM sangat bergantung pada keselarasan antara teknologi, kesiapan SDM, dan dukungan kebijakan yang inklusif dan adaptif terhadap dinamika proyek.