<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Perancangan Tata Letak Fasilitas Untuk Meminimumkan Ongkos Material Handling (Omh) Di Peternakan Ayam Broiler Sistem Semi Close House Menggunakan Metode Craft (Computerized Relative Allocation Of Facilities Technique) (Studi Kasus Peternakan Ayam Broiler Kabupaten Temanggung).

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA

DOI

Abstract

Beberapa pengusaha yang bertumpu di sektor industri peternakan terpicu untuk mengelola peternakan ayam broiler karena masa produksi yang relatif cepat. Faktor manajemen yang perlu diperhatikan yaitu seperti jarak tempat pakan dan tempat minum, ketinggian tempat minum, kinerja tenaga kerja, sanitasi air agar dapat menjaga kesehatan ternak, serta biosecurity atau program yang dirancang oleh tenaga kerja untuk melindungi ternak dari penyakit. Sedangkan faktor lingkungan yang mempengaruhi ayam broiler dapat berkembang dengan maksimal yaitu dilengkapi oleh peralatan modern pada ruangan ayam broiler. Beberapa peternak akan beralih dari peternakan open house ke peternakan semi close house karena dapat memelihara ayam broiler dengan kapasitas yang lebih banyak, terhindar dari gangguan cuaca, penyakit, polusi udara. Walaupun peternakan ayam broiler semi close house membutuhkan biaya investasi dan biaya operasional yang lebih tinggi dari peternakan ayam broiler open house, namun keadaan ayam broiler lebih terjaga karena tidak berhubungan secara langsung dengan keadaan di luar ruang ayam seperti polusi udara, dan kondisi cuaca. Permasalahan yang terjadi yaitu kurangnya memperhatikan hubungan antar kedekatan fasilitas, letak gudang pakan yang berada di sisi samping kandang, sedangkan ukuran kandang ayam broiler dalam penelitian ini adalah 60 meter x 10 meter. Kurangnya gudang mesin dan peralatan yang menyebabkan barang tersebut disimpan di dalam gudang pakan Terdapat pintu panen yang hanya berjumlah satu yang terletak di tengah kandang, sedangkan sistem panen masih secara manual menggunakan trolley, hal ini mengakibatkan proses pemindahan barang terlalu jauh sehingga terjadi pemborosan pada OMH. Sesuai dengan permasalahan yang terjadi, metode CRAFT mampu menghasilkan perbaikan tata letak fasilitas berdasarkan pertukaran lokasi fasilitas secara terus menerus agar hasil layout lebih optimal dengan tujuan utamanya untuk meminimumkan OMH. Berdasarkan hasil penelitian perancangan tata letak fasilitas peternakan ayam broiler semi close house yang menjadi rekomendasi tata letak fasilitas yaitu menggunakan metode Squared Euclidean Distance dengan melakukan pertukaran 2 Departmen. Dengan melakukan sebanyak 9 kali iterasi, nilai Ongkos Material Handling (OMH) yang diperoleh sebesar Rp 1,202101 lebih kecil dibandingkan nilai OMH awal sebesar Rp 1,2051.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By