Pengaruh Penggunaan Serat Kawat Bendrat pada Beton Pasir terhadap Kuat Tekan, Kuat Tarik, dan Kuat Lentur Beton
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Pengaruh Penggunaan Serat Kawat Bendrat
pada Beton Pasir terhadap Kuat Tekan, Kuat
Tarik, dan Kuat Lentur Beton.
Mengingat di wilayah Indonesia terdapat daerah tertentu yang kurang
mempunyai deposit agregat kasar namun memiliki agregat halus lebih banyak. Untuk
itu, pada penelitian ini mencari solusi alternatif sebagai pengganti beton normal yaitu
dengan membuat beton yang hanya menggunakan agregat halus (pasir) saja atau
tanpa agregat kasar (kerikil) yang disebut beton pasir. Beton memiliki kelebihan
dalam mendukung kuat tekan yang cukup tinggi, namun beton juga memiliki
kelemahan yaitu kuat tarik yang rendah dan bersifat getas. Hal tersebut menyebabkan
kuat tarik beton sering diabaikan dalam perencanaan struktur bangunan teknik sipil.
Penggunaan serat/fiber pada beton pasir diharapkan dapat meningkatkan kekuatan
beton tersebut yaitu terhadap kuat tekan, kuat tarik, dan kuat lentur yang terjadi.
Untuk keperluan tersebut, dilakukan penelitian eksperimental yaitu dengan
penambahan serat dalam adukan beton pasir. Dalam penelitian ini serat yang
digunakan berupa kawat bendrat dengan panjang ± 6 cm dan diameter ± 1,0 mm.
Benda uji yang dibuat berupa silinder berukuran tinggi 30 cm dan diameter 15 cm
untuk uji tekan dan tarik. Serta balok berukuran panjang 50 cm, lebar 10 cm dan
tinggi 10 cm untuk uji lentur. Komposisi serat kawat bendrat dalam adukan beton
pasir adalah 0%; 0,5%; 1,0%; 1,5% terhadap berat beton. Setiap komposisi campuran
dibuat benda uji sebanyak 5 buah untuk uji kuat tekan, 3 buah untuk uji kuat tarik dan
3 buah untuk uji kuat lentur.
Dari hasil penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini dapat disimpulkan
bahwa adanya penambahan serat kawat bendrat dalam adukan beton pasir terjadi
peningkatan terhadap kuat tekan, kuat tarik, dan kuat lentur. Adapun prosentase
peningkatan kuat tekan, kuat tarik, dan kuat lentur maksimal tercapai pada
penambahan serat kawat bendrat 1,5% yaitu berturut-turut sebesar 22,69%; 17,32%;
11,533% terhadap beton pasir. Dilihat dari prosentase peningkatan terhadap kuat
tekan, kuat tarik, dan kuat lentur beton maksimal dengan adanya penambahan serat
kawat bendrat dalam adukan beton pasir maka akan memberi pengaruh besar
terhadap kuat tekan beton. Dan bila dilihat dari hasil pengujian tegangan-regangan
dan beban-lendutan menunjukkan bahwa beton pasir dengan penambahan serat kawat
bendrat lebih liat (ductile) bila dibanding beton pasir. Dari hasil pengamatan benda uji
juga menunjukkan bahwa beton pasir dengan penambahan serat kawat bendrat lebih
liat (ductile) bila dibanding beton pasir.