<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Implementasi Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Pada Pekerjaan Pilar Jembatan Menggunakan Metode Hiradc (Implemantation Of Occupational Safety And Health On Bridge Pillar Construction Using Hiradc Method)

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Pada setiap pekerjaan faktor keselamatan dan kesehatan kerja merupakan hal yang penting terutama untuk pekerjaan di proyek konstruksi karena proyek konstruksi adalah lokasi kerja yang membahayakan. Adanya sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja diperlukan untuk pengendalian risiko bahaya pada pekerjaan sehingga pekerjaan yang terkait dapat dikategorikan aman atau berbahaya. Melakukan analisis sistem keselamatan dan kesehatan kerja dapat menguraikan tingkat risiko bahaya dan pengendalian risiko yang terkait pada pekerjaan. Salah satu jenis proyek konstruksi adalah pembangunan jembatan yang dimana pada pembangunan jembatan ada pekerjaan pilar jembatan. Pada penelitian ini dilakukan analisis risiko pada pekerjaan konstruksi yaitu pekerjaan pilar pada pembangunann jembatan yang bertujuan untuk mengetahui tingkat risiko dan pengendalian risiko yang dilakukan berdasarkan metode HIRADC (Hazard Identification Risk Assesment & Determining Control). Metode HIRADC adalah metode yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi bahaya setiap pekerjaan. Bahaya pada setiap pekerjaan dapat diidentifikasi berdasarkan hasil wawancara dengan ahli, melakukan penilaian tingkat risiko bahaya yang diisi oleh ahli. Kemudian menentukan pengendalian yang dilakukan untuk mengurangi risiko bahaya. Hasil dari penelitian didapatkan dari sembilan (9) jenis pekerjaan dan total bahaya sebanyak 53 bahaya, terdapat penurunan tingkat risiko setelah melakukan pengendalian pada tingkat risiko sedang (M) sebanyak 30 bahaya (56,6%) menjadi 8 bahaya (15,1%), tingkat risiko rendah (L) sebanyak 23 bahaya (43,4%) menjadi 45 bahaya (84,9%), tidak terdapat tingkat risiko ekstrim (E) dan tinggi (H). Pengendalian risiko yang dilakukan berdasarkan hierarki K3 yaitu dengan cara rekayasa teknik, administratif, dan alat pelindung diri (APD)

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By