Efektivitas Repellent Spray Berbahan Aktif Nikotin Berbasis Hidrosol Daun Tembakau terhadap Daya Ketahanan Nyamuk Aedes Aegypti
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Di Indonesia penyakit tular vektor masih menjadi masalah terutama Demam Berdarah Dengue (DBD). Pengendalian nyamuk yang digunakan saat ini banyak terdiri dari penggunaan zat kimia (insektisida) atau zat aktif, seperti kelompok Karbamat, Pyrethroid, Organophosphat, dan kelompok Organoklorin. Salah satu bentuk insektisida yang sering digunakan oleh masyarakat yaitu repellent. Penggunaan repellent banyak digunakan oleh masyarakat, karena selain penggunaan yang efektif, serta secara langsung mengalami kontak antara kulit dengan nyamuk dan daya tahan lebih lama karena selubung lotion yang melindungi kulit dari gigitan nyamuk. Pada penelitian ini, daun tembakau dipilih sebagai salah satu bahan alami dalam pembuatan repellent dengan memanfaatkan kandungan nikotin sebagai insektisida alamai dalam membunuh nyamuk Aedes aegypti. Adapun cara untuk memperoleh bahan tersebut dengan cara ekstraksim dengan produk keluaran akhir dalam formulasi campuran menggunakan hidrosol hasil esktraksi daun tembakau. Penelitian diawali dengan mengekstrak 11 kilo gram daun tembakau (Nicotiana tobaccum) teknik ekstraksi. Sebelum dilakukan ekstraksi, tembakau terlebih dahulu dikeringkan sebanyak 11 kg. Proses pengeringan menggunakan metode sun cured. Setelah proses pengeringan, diperoleh berat daun tembakau kering sebanyak 2,7 kg yang kemudian dipotong kecil-kecil. Tembakau kering yang telah dicincang kemudian diteruskan dengan proses distilasi yang dilakukan menggunakan pelarut air dengan volume ± 4 liter dan waktu distilasi selama ±5 jam. Hasil dari proses distilasi uap beupa minyak atsiri sebanyak ± 1 mL dan hidrosol sebanyak ± 4 liter. Dari hasil perhitungan, yield volume minyak per massa bahan baku sebesar 0,037%. Hasil dari minyak atsiri yang diperoleh, dipengaruhi oleh beberapa faktor meliputi kondisi bahan, proses pengeringan, ukuran bahan, dan lama proses distilasi.