<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Penapisan Aktivitas Antibakteri dan Antijamur Endofit Ceratobasidium Sp. Pcl-y-13 dan Schizophyllum Sp. Pcl-y-58 Yang diisolasi dari Peronema Canescens Jack

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Latar belakang: Resistensi antimikroba menjadi masalah serius global dengan angka kematian mencapai 1,14 hingga 4,71 juta jiwa, termasuk di Indonesia yang mencapai 36.508 hingga 146.531 jiwa pada tahun 2022. Untuk mengatasi hal ini, diperlukan pengembangan agen antimikroba baru yang efektif dan aman. Salah satu sumber potensial adalah jamur endofit, terutama yang berasal dari tanaman obat yang telah terbukti memiliki aktivitas antimikroba seperti Peronema canescens Jack. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas antibakteri dan antijamur ekstrak jamur endofit Ceratobasidium sp. galur PCL-Y-13 dan Schizophyllum sp. galur PCL-Y-58 yang diisolasi dari daun Peronema canescens Jack. Metode: Jamur ditumbuhkan pada media PDA selama 14-35 hari pada 28°C, lalu diekstraksi dengan etil asetat menggunakan sonikasi dan di-shaker serta dipekatkan dengan rotary evaporator. Aktivitas antibakteri dan antijamur ekstrak diuji melalui uji zona hambat terhadap Bacillus subtilis, Staphylococcus aureus, Escherichia coli, dan Candida albicans. Hasil: Ekstrak etil asetat jamur endofit Ceratobasidium sp. galur PCL-Y-13 dan Schizophyllum sp. galur PCL-Y-58 tidak menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap S. aureus, B. subtilis, dan E. coli, serta antijamur terhadap C. albicans ditandai dengan tidak adanya diameter zona hambat pada konsentrasi 25.000 ppm, 50.000 ppm, 100.000 ppm. Kesimpulan: Tidak adanya aktivitas antibakteri dan antijamur dari ekstrak etil asetat jamur endofit Ceratobasidium sp. galur PCL-Y-13 dan Schizophyllum sp. galur PCL-Y-58.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By