<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis percepatan pekerjaan borepile pada Ramp 7 menggunakan metode Time Cost Trade Off pada Proyek Pembangunan Jalan Tol Jakarta–Cikampek II Selatan Paket II A

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Pembangunan infrastruktur jalan tol memiliki peran strategis dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi. Namun, keterlambatan pelaksanaan proyek masih menjadi permasalahan yang sering terjadi sehingga diperlukan strategi percepatan yang efektif untuk meminimalkan keterlambatan penyelesaian proyek dengan tetap mempertahankan efisiensi biaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan metode Time Cost Trade Off (TCTO) dalam percepatan pekerjaan borepile pada Ramp 7 Proyek Pembangunan Jalan Tol Jakarta–Cikampek II Selatan Paket II A melalui perbandingan dua alternatif percepatan, yaitu penerapan lembur dan penambahan tenaga kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder proyek yang meliputi Bill of Quantities (BOQ), master schedule, kurva-S, laporan kemajuan mingguan, serta Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) yang diperoleh dari kontraktor. Analisis dilakukan menggunakan Microsoft Project untuk mengidentifikasi lintasan kritis (critical path), kemudian dilanjutkan dengan perhitungan crash duration, crash cost, dan cost slope pada masing-masing alternatif percepatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua alternatif percepatan mampu mempersingkat durasi proyek sekaligus meningkatkan efisiensi biaya proyek. Namun demikian, alternatif percepatan melalui sistem lembur memberikan keseimbangan yang lebih optimal antara durasi pelaksanaan dan biaya dibandingkan dengan alternatif penambahan tenaga kerja. Temuan ini menunjukkan bahwa metode Time Cost Trade Off (TCTO) merupakan pendekatan yang efektif dalam mendukung pengambilan keputusan terkait strategi percepatan proyek, dengan penerapan sistem lembur sebagai alternatif yang paling sesuai untuk pekerjaan borepile pada kondisi proyek yang diteliti.

Description

Keywords

Pembangunan infrastruktur jalan tol memiliki peran strategis dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi. Namun, keterlambatan pelaksanaan proyek masih menjadi permasalahan yang sering terjadi sehingga diperlukan strategi percepatan yang efektif untuk meminimalkan keterlambatan penyelesaian proyek dengan tetap mempertahankan efisiensi biaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan metode Time Cost Trade Off (TCTO) dalam percepatan pekerjaan borepile pada Ramp 7 Proyek Pembangunan Jalan Tol Jakarta–Cikampek II Selatan Paket II A melalui perbandingan dua alternatif percepatan, yaitu penerapan lembur dan penambahan tenaga kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder proyek yang meliputi Bill of Quantities (BOQ), master schedule, kurva-S, laporan kemajuan mingguan, serta Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) yang diperoleh dari kontraktor. Analisis dilakukan menggunakan Microsoft Project untuk mengidentifikasi lintasan kritis (critical path), kemudian dilanjutkan dengan perhitungan crash duration, crash cost, dan cost slope pada masing-masing alternatif percepatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua alternatif percepatan mampu mempersingkat durasi proyek sekaligus meningkatkan efisiensi biaya proyek. Namun demikian, alternatif percepatan melalui sistem lembur memberikan keseimbangan yang lebih optimal antara durasi pelaksanaan dan biaya dibandingkan dengan alternatif penambahan tenaga kerja. Temuan ini menunjukkan bahwa metode Time Cost Trade Off (TCTO) merupakan pendekatan yang efektif dalam mendukung pengambilan keputusan terkait strategi percepatan proyek, dengan penerapan sistem lembur sebagai alternatif yang paling sesuai untuk pekerjaan borepile pada kondisi proyek yang diteliti

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By