Analisis Daya Dukung Pondasi Tiang Bor pada Struktur Box Culvert Menggunakan Metode Analitis dan Metode Elemen Hingga Studi kasus : Proyek Jembatan SEI ALALAK, Banjarmasin
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Pondasi sebagai struktur pendukung harus dirancang dan direncanakan secara aman untuk menahan beban struktur di atasnya. Jembatan Sei Alalak yang berada di kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan akan dibangun untuk menggantikan Jembatan Kayu Tangi 1 yang telah berusia 30 tahun dikarenakan mengalami kerusakan struktural sehingga berbahaya bagi pengguna jalan. Pada Jembatan Sei Alalak ini akan dibangun Struktur box culvert yang akan ditopang oleh pondasi tiang bor di atas tanah lempung untuk menahan beban struktur tersebut. Maka dari itu perlu tinjau daya dukung pondasi dan penurunan yang terjadi pada struktur tersebut. Pada penelitian ini akan dilakukan analisis penulangan pada struktur box culvert dengan metode analitis. Dan juga dilakukan analisis perhitungan daya dukung pondasi kelompok maupun tunggal beserta penurunannya menggunakan metode Reese & Wright dan Meyerhoof. penelitian ini dilakukan dengan membandingkan nilai dari software Plaxis dengan metode analitis yang dilakukan oleh peneliti. Hasil penelitian dengan menggunakan pondasi tiang bor pada kedalaman 40 m menunjukan bahwa kapasitas dukung ultimate (Qu) menggunakan metode Meyerhoof yaitu sebesar 2433,3 kN dan menggunakan metode Reese & Wright yaitu sebesar 2156,55 kN. Pada kapasitas dukung tiang kelompok (Qg) menggunakan metode Meyerhoof sebesar 9693,2 kN dan metode Reese & Wright sebesar 8626,2 kN dimana hasil daya dukung lebih besar dari gaya yg bekerja yaitu sebesar 8269,44 kN. Penurunan yang terjadi dengan metode Vessic sebesar 0,208 m dan penurunan menggunakan Software Plaxis 2D sebesar 0,3783 m.