Identifikasi Keberadaan Mikroplastik Pada Produk Kompos di TPS 3R Kabupaten Sleman Bagian Selatan dan Timur, D.I Yogyakarta
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Eksistensi sampah merupakan permasalah yang sangat serius di Indonesia terutama di Daerah Kabupaten Sleman yang saat ini sedang mengalami darurat sampah. Salah satu kebijakan pemerintah untuk mengatasi hal ini dengan mengelola sampah di TPS3R menjadi kompos dengan menggunakan metode dan peralatan pengomposan yang cukup berfariasi. Terdapat 5 Sampel yang diambil dari produk kompos TPS3R, yaitu TPS3R Mexicana, Brama Muda, Randu Alas, Sorogenen Resik, Kompak Maju, dan 1 sampel kontrol Andam. Terdapat perbedaan di setiap sampel, mulai dari proses pemilahan, pencacahan, pengayakan, dan pengomposan, hal tersebut akan mempengaruhi kualitas kompos yang dihasilkan. Pada TPS3R yang diambil sampel kebanyakan pada proses pemilahan dilakukan secara manual, proses pencacahan dan pengayakan menggunakan mesin, dan untuk metode pengomposan 4 TPS3R memakai open windrow (Aerob) dan 1 TPS3R menggunakan komposter sederhana memakai EM4 (Anaerob). Pada identifikasi karaketeristik jenis pada mikroplastik ditemukan 5 jenis mikroplastik, yaitu Film, Foam, Fragment, Pellets dan Fiber, yang paling banyak ditemukan ialah jenis Fragmen dengan jumlah 2650 partikel, serta memiliki 8 warna yang berbeda, yaitu merah, hitam, kuning, ungu, hijau, coklat, biru, dan transparan dengan warna yang paling banyak ditemukan yaitu warna transparan dengan 2884 partikel. Didapatkan hasil Kelimpahan mikroplastik pada sampel paling tinggi, yaitu sampel 4A & 4B sebesar 717.8 partikel/ 10 gram. Pada analisis FT-IR untuk jenis polimer mikroplastik didapatkan, yaitu Polytetrafluorethylene (PTFE), Nylon, dan Polypropylene (PP) yang merupakan mikroplastik jenis Fragment, Fiber, dan Film.