Hubungan Harga Diri dan Kecenderungan mengalami Perundungan di Tempat Kerja pada Karyawan di Pekanbaru
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara harga diri dan perundungan di tempat kerja pada karyawan di Pekanbaru. Latar belakang penelitian ini adalah masih terjadinya perundungan di lingkungan kerja yang berdampak negatif pada kesejahteraan dan produktivitas karyawan. Partisipan berjumlah 66 orang karyawan dengan karakteristik usia dewasa awal hingga madya. Penelitian ini menggunakan metode korelasional dengan instrumen Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES) sebanyak 10 item yang mencakup dimensi
self-worth dan self-deprecation, serta Negative Acts Questionnaire-Revised (NAQ- R) sebanyak 22 item yang mencakup aspek work-related bullying, person-related
bullying, dan physical intimidation & sexual harassment. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas Kolmogorov-Smirnov, uji linearitas, dan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara harga diri dan perundungan di tempat kerja (r = -0,584; p = 0,01). Semakin tinggi harga diri, semakin rendah tingkat perundungan yang dialami karyawan. Temuan ini sejalan dengan penelitian terdahulu yang menegaskan pentingnya harga diri sebagai faktor protektif. Penelitian ini menyarankan agar organisasi mengembangkan program peningkatan harga diri dan kebijakan pencegahan perundungan di tempat kerja. Penelitian selanjutnya diharapkan melibatkan sampel lebih luas agar hasilnya lebih mendalam dan generalisabel.