<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Optimalisasi Perda Nomor 10 Tahun 2019 Tentang APBD Tahun 2020 Dalam Otonomi Daerah di Bidang Pendidikan Kota Yogyakarta pada Masa Pandemi Corona

dc.Identifier.NIM14410204
dc.contributor.advisorNi’matul Huda, Prof, Dr, S.H, M.Hum.
dc.contributor.author14410204 ALIFIA GHANIYHAKIIM ADRIWIANTI
dc.date.accessioned2021-08-03T08:00:28Z
dc.date.available2021-08-03T08:00:28Z
dc.date.issued2020
dc.description.abstractStudi ini bertujuan untuk mengetahui implementasi Peraturan Daerah Nomor 10 tahun 2019 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun anggaran 2020 dalam mengoptimalisasi bidang pendidikan kota Yogyakarta pada masa pandemi covid 19 terkait latar belakang mengenai optimalisasi APBD yang dibuat sebelum terjadinya pandemi corona dan faktor-faktor yang menjadi pendukung dan penghambat dalam mengoptimalisasikan anggaran dalam bidang pendidikan di kota Yogyakarta pada masa pandemi covid 19. Rumusan masalah yang pertama Bagaimana implementasi Peraturan Daerah Nomor 10 tahun 2019 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun anggaran 2020 dalam mengoptimalisasi bidang pendidikan kota Yogyakarta pada masa pandemi covid 19?;yang kedua Apa faktor-faktor yang menjadi pendukung dan penghambat dalam mengoptimalisasikan anggaran dalam bidang pendidikan di kota Yogyakarta pada masa pandemi covid 19?; Penelitian ini termasuk dalam tipologi penelitian yuridis empiris. Data penelitian dikumpulkan dengan cara studi dokumen/pustaka dan wawancara dengan pejabat instansi Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga di Pemerintah Kota Yogyakarta, SDN Baciro dan SMPN 9 Yogyakarta sebagai sample di lapangan. Hasil penelitian ini pertama menunjukan bagaimana implementasi dari Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2019 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2020 yang disusun dan ditetapkan pada Desember 2019 menyesuaikan dengan keadaan dimana 2020 terdapat wabah virus corona berjalan dengan baik, salah satunya dengan cara refocusing penggunaan anggaran baik dari program kegiatan maupun kebutuhan berbentuk fisik dan evaluasi rutin; Kedua, faktor yang menjadi pendukung salah satunya predikat kota pendidikan sehingga membuat sektor pendidikan selalu menjadi prioritas dan tak pernah kekurangan dana, serta faktor penghambat diantaranya yaitu sistem pelaporan yang rumit sehingga membuat pencairan kadang terlambat dan penyesuaian metode baru pada murid atau orangtua murid karena tidak semua berasal dari keluarga yang berada untuk menggunakan spesifikasi teknologi yang dibutuhkan. Kata Kunci : APBD, Pendidikan, Optimalisasi Anggaran, dan Pandemi Covid 19en_US
dc.identifier.urihttps://repository.uii.ac.id/handle/123456789/31265
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectAPBDen_US
dc.subjectPendidikanen_US
dc.subjectOptimalisasi Anggaran,en_US
dc.subjectPandemi Covid 19en_US
dc.titleOptimalisasi Perda Nomor 10 Tahun 2019 Tentang APBD Tahun 2020 Dalam Otonomi Daerah di Bidang Pendidikan Kota Yogyakarta pada Masa Pandemi Coronaen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
14410204-TA-ALIFIA GHANIYHAKIIM ADRIWIANTI.pdf
Size:
8.43 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description:

Collections