Gambaran Kasus Kekerasan Seksual Berdasarkan Visum Et Repertum Hidup di RS Bhayangkara Polda DIY Periode 2017 – 2022
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Latar Belakang: Menurut data dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) tahun 2023, tercatat ada 11.435 kasus kekerasan seksual di Indonesia, dengan 343 kasus terjadi di Yogyakarta. Angka ini mencerminkan tingginya insiden kekerasan seksual yang menimbulkan trauma fisik dan psikologis mendalam bagi korban dari berbagai lapisan masyarakat. Bhayankara Forensic Medicine Center (BFMC) di Yogyakarta, sebagai pionir dalam bidang forensik dan penanganan kekerasan seksual, memainkan peran kunci dalam menangani dan menganalisis kasus-kasus ini. Tujuan Penelitian: Mengetahui gambaran kasus kekerasan seksual berdasarkan Visum et Repertum hidup di RS Bhayangkara POLDA DIY periode 2017 – 2022.
Metode Penelitian: Penelitian deskriptif observasional dengan desain cross- sectional.
Hasil: Gambaran kasus kekerasan seksual yang ditangani di BFMC RS Bhayangkara Polda DIY adalah sebagai berikut : Puncak kasus terjadi pada bulan Agustus (28.6%), Polresta Yogyakarta merupakan pengirim utama (35.7%), mayoritas pemeriksa adalah dokter umum (85.7%). Korban perempuan (100%), berusia 15-19 tahun (35.7%), pelajar (78.6%), TKP terbanyak di Sleman (14.3%), korban datang diantar polisi (14.3%). Pada korban ditemukan tanda kekerasan fisik (71.4%), namun ada atau tidaknya tanda persetubuhan tidak dicantumkan dalam kesimpulan hasil pemeriksaan (100%). Kesimpulan: Insiden dan prevalensi kasus kekerasan seksual di DIY, terutama di RS Bhayangkara, memerlukan penanganan holistik dengan standar yang jelas serta sistem pencatatan yang akurat dan terstruktur. Sistem ini harus dapat diimplementasikan oleh dokter umum sebagai garda terdepan dalam penanganan korban kekerasan seksual di Unit Gawat Darurat (UGD) atau Unit Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak. Dengan demikian, dapat dihasilkan profil lengkap dari kasus kekerasan seksual yang terjadi setiap tahun.