Analisis Portofolio untuk Menentukan Return Optimal (Studi Kasus BEJ 2003)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Pasar modal rnerupakan salah satu wahana yang dapat dimanfaatkan untuk memobilisasi dana, baik dari dalam atau dari luar negeri. Kehadiran pasar modal memperbanyak pilihan sumber dana (khususnya dana jangka panjang) bagi perusahaan. Hal 1ni berarti keputusan pcmbelanjaan dapal menjadi semakin bervariasi. lmplikasi lebih lanjut dari keadaan ini adalah meningkatnya kemampuan perusahaan untuk menentukan struktur modal yang optimal, yaitu struktur modal dengan biaya rata-rata tertimbang yang terendah. Dengan dernikian tu.1uan perusahaan untuk mengoptimalkan kckayaan pemilik (shareholders) akan relatif lebih mudah tercapai. Pasar modal mempunyai karakteristik yang menjadi daya tarik antara lain, pertama pasar modal menjadi altematif sebagai tempat penghimpunan dana se\ain bank. Kedua pasar modal memungkinkan investor mempunyai pilihan investasi yang scsuai dengan preferensi mereka. lnvestasi di pasar modal merupakan alternatif yang mendatangkan keuntungan. Harapan seorang investor jika membeli sejumlah saham atau sekuritas tainnya adalah untuk rnendapatkan keuntungan baik deviden maupun capital gain.
Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui saham-saham apa sa_ja yang terpilih sebagai kandidat portofolio dan berapa proporsinya, selain itu untuk mengetahui efisiensi dari efisiensi yang terbentuk.
Perusahaan yang dipilih adalah perusahaan-perusahaan yang masuk dalam daftar LQ 45 selama periode Januari 2002- Desember 2003 yang jumlahnya sebanyak 25 perusahaan dari berbagai industri.
Hasil penelitian ini rnenunjukkan selama periode pengamatan terpilih lima saham sebagai portofolio optimal. Saham-saham tersebut mempunyai ERB lebih besar dibanding nilai Cut Offnya. Lima saham tersebut tcrsebar dari berbagai industri yaitu saham dengan kode ISAT ( PT Indonesian Satellite Tok ), TSPC ( PT Tempo Scan Pacifik Tok ), KLBF ( PT Kalbe Fanna Tok ), IDSR ( PT Indosiar Visual Mandiri Tok ) dan GGRM ( PT Gudang Garam Tok ).
Kata kunci : Rata - rata saham, Return pasar, Beta, Alpha, Varian Residual Error, Excess return to beta, dan Efesiensi portofolio.