Analisa Kinerja Keuangan : Aplikasi Data Envelopment Analysis (DEA) pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEJ ( Periode 2002 - 2004 )
| dc.Identifier.NIM | 02312158 | |
| dc.contributor.advisor | Hadri Kusuma | |
| dc.contributor.author | Ayu Undarni | |
| dc.date.accessioned | 2020-12-15T04:55:08Z | |
| dc.date.available | 2020-12-15T04:55:08Z | |
| dc.date.issued | 2006 | |
| dc.description.abstract | Pertumbuhan pada sektor industri manufaktur didasarkan pada tingkat Efisiensi perusahaan tersebut yang diperoleh dari investasi riset dan pengembangan (R&P). Jika pengeluaran belanja R&P diumumkan dalam strategi perusahaan maka akan berpengaruh secara signifikan pada menurunnya kineija keuangan khususnya yang berhubungan dengan pendapatan bersih, dan laba Pada PSAK No. 19 (Revisi 2000), pengeluaran R&P dapat dihitung sebagai biaya maupun aktiva. Pilihan ini memiliki dampak pada kineija keuangan tetapi pengaruh ini sulit untuk diramalkan karena pengeluaran R&P akan menambah informasi yang asimetri antara pemegang saham dan manajer. Kesimpulan menunjukkan bahwa perusahaan akan lebih baik mengkapitalisasi pembiayaan R&Pnya untuk menaikkan earning per share jika perusahaan tersebut mampu secara penuh membuat berguna aktiva tidak berwujud untuk dieksploitasi secara komersial. | en_US |
| dc.identifier.uri | https://repository.uii.ac.id/handle/123456789/25866 | |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Riset dan Pengembangan | en_US |
| dc.subject | Aktiva tidak berwujud | en_US |
| dc.subject | Earning Per Share PSAK No. 19 (Revisi 2000). | en_US |
| dc.title | Analisa Kinerja Keuangan : Aplikasi Data Envelopment Analysis (DEA) pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEJ ( Periode 2002 - 2004 ) | en_US |