<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Pengaruh Kombinasi Capsaicin dan Beta Glukan terhadap Kadar IL-6 Cortex Cerebri Otak pada Tikus Model Iskemia Otak dengan Penyulit Hipertensi dan Diabetes Melitus Tipe 2

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Latar belakang: Stroke adalah kelainan nurologis yang disebabkan kondisi kurangnya oksigen pada neuron. Kekurangan oksigen dapat disebabkan oleh penyumbatan pembuluh darah otak dan atau pecahnya pembuluh darah dalam otak. Salah satu variabel yang memiliki hubungan signifikan dengan kejadian stroke, antara lain hipertensi dan diabetes mellitus tipe 2. Salah satu biomarker yang dapat dikembangkan adalah interleukin 6 atau IL-6. Capsaicin dan beta glukan mempunyai efek anti inflamasi serta mencegah kondisi tersebut. Tujuan penelitian: Mengetahui perbedaan kadar IL-6 cortex cerebri otak pada pemberian capsaicin dan beta glukan terhadap tikus model stroke iskemik dengan penyulit hipertensi dan diabetes melitus tipe 2. Metode: Metode yang digunakan berupa eksperimental dengan post-test only design. Kelompok penelitian dibagi menjadi kelompok capsaicin, beta glukan, kombinasi capsaicin-beta glukan, dan kontrol sehat. Kadar IL-6 diukur dengan menggunakan uji ELISA dan dianalisis dengan One-Way ANOVA. Hasil: Kadar IL-6 pada kelompok capsaicin, beta glukan, dan kombinasi tidak memiliki perbedaan yang signifikan dengan kelompok kontrol sehat. Kesimpulan: tidak terdapat perbedaan kadar IL-6 korteks serebri otak pada pemberian capsaicin dan beta glucan pada tikus model stroke dengan penyulit hipertensi dan diabetes melitus tipe 2.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By