<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Implikasi Hukum Penggunaan Covernote yang dibuat Notaris PPAT dalam Pemasangan Hak Tanggungan Bagi Perbankan

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi hukum penggunaan covernote yang dibuat Notaris PPAT dalam pemasangan hak tanggungan bagi perbankan. Fokus yang dikaji adalah, pertama mengenai covernote dapat dijadikan sebagai dokumen alat bukti tertulis yang autentik. Kedua implikasi hukum penggunaan covernote dalam pemasangan jaminan hak tanggungan bagi perbankan. Jenis penelitianya adalah penelitian Hukum Normatif, menggunakan pendekatan per Undang-Undangan,konseptual dan kasus. Bahan hukum menggunakan bahan hukum primer dan sekunder, yang dikumpulkan melalui studi kepustakaan. Bahan hukum yang telah dikumpulkan dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pertama, Covernote bukan merupakan produk autentik yang diakui dalam peraturan perundang-undangan termasuk dalam Undang-Undang Jabatan Notaris sekalipun. Kedua Penggunaan covernote dalam pemasangan jaminan hak tanggungan bagi perbankan memiliki implikasi hukum yang signifikan, meskipun covernote sering digunakan sebagai jaminan sementara bahwa proses hak tanggungan sedang berjalan, dokumen ini tidak memiliki kekuatan hukum yang sama dengan sertifikat hak tanggungan yang telah didaftarkan dan diterbitkan oleh kantor pertanahan. Saran diberikan agar pemerintah perlu mengatur penggunaan covernote dalam peraturan hukum agar memberikan kepastian bagi semua pihak. Bank harus berhati-hati dan tidak hanya bergantung pada covernote dalam proses kredit, sementara organisasi notaris harus memperketat pengawasan. Sosialisasi tentang kelemahan hukum covernote juga penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By