Prarancangan Pabrik Dimetil Eter dari Syngas dengan Kapasitas 110.000 Ton/tahun
Date
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Perkembangan pasar energi global dalam satu dekade terakhir mendorong peningkatan kebutuhan akan sumber energi alternatif misalnya sebagai campuran dalam pembuatan Liquified Petroleum Gas (LPG). Dimetil eter dapat diproduksi melalui reaksi langsung antara gas hidrogen (H2) dan Karbon Monoksida (CO). Sintesis dimetil eter dilakukan dengan mereaksikan hidrogen dan karbon monoksida secara langsung. Proses produksi dimetil eter di lakukan melalui reaksi sintesis metanol dan dehidrasi berikutnya dalam satu reaktor fixed bed multitube dengan tekanan 39,48 atm dan suhu 280
oC secara isothermal dengan karakteristik reaksi eksotermis. Setelah itu produk berupa dimetil eter dipisahkan melalui separator dan menara distilasi untuk memperoleh distilat dengan Tingkat kemurnian 99%. Prarancangan pabrik dimetil eter ini direncanakan mengunakan syngas sebagai bahan baku dengan kapasitas produksi 110.000 ton per tahun. Pembangunan pabrik direncanakan berdiri di wilayah Tanjung Raja, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. Operasional pabrik direncanakan berlangsung selama 330 hari dalam satu tahun dengan waktu operasi 24 jam setiap harinya. Pabrik ini memerlukan tenaga kerja sebanyak 189 orang. Pabrik ini termasuk dalam kategori resiko rendah berdasarkan analisa resiko pabrik. Berdasarkan dari analisa evaluasi ekonomi menunujukan bahwa presentasi dari Return of Invesment (ROI) sebelum pajak yaitu 24,47% dan setelah pajak 23,25%. Pay Out Time (POT) sebelum pajak 2,90 tahun dan setelah pajak 3,01 tahun. Serta presentase BEP 44,11%, SDP 21,27%, dan DCFRR 27,80%. Berdasarkan ketersediaan bahan baku, kondisi operasi, serta hasil evaluasi ekonomi, maka pabrik dimetil eter dinilai layak untuk didirikan.