<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Pengaruh Investasi Asing Terhadap Energi Terbarukan di Negara-Negara ASEAN

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Asia Tenggara memiliki potensi signifikan dalam pemanfaatan energi terbarukan. Namun, realisasi transisinya masih terkendala oleh tingginya ketergantungan pada bahan bakar fosil, terbatasnya infrastruktur hijau, dan lemahnya kualitas tata kelola. Di tengah kondisi tersebut, investasi asing langsung (Foreign Direct Investment/FDI) dapat menjadi instrumen penting dalam mendorong pengembangan energi terbarukan, khususnya melalui pembiayaan proyek dan adopsi teknologi rendah karbon. Penelitian ini menganalisis pengaruh Foreign Direct Investment (FDI), kualitas tata kelola, dan pertumbuhan ekonomi terhadap konsumsi energi terbarukan negara-negara ASEAN selama periode 2010-2021. Studi ini menggunakan metode regresi data panel dengan pendekatan Fixed Effect Model (FEM) untuk menguji hubungan antara variabel- variabel tersebut. Data diperoleh dari World Bank dan Worldwide Governance Indicators (WGI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa FDI berpengaruh positif terhadap konsumsi energi terbarukan, mengindikasikan bahwa masuknya investasi asing mendorong pengembangan sektor energi terbarukan melalui transfer teknologi dan pendanaan proyek berkelanjutan. Kualitas tata kelola, yang diukur melalui indikator Regulatory Quality, Government Effectiveness, Political Stability and Absence of Violence/Terrorism, serta Voice and Accountability, juga berpengaruh positif terhadap konsumsi energi terbarukan. Hal ini menunjukkan bahwa regulasi yang efektif, stabilitas politik, serta transparansi dalam pemerintahan berperan penting dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi energi terbarukan. Namun, pertumbuhan ekonomi tidak berpengaruh terhadap konsumsi energi terbarukan. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun ekonomi berkembang, transisi menuju energi bersih masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk ketergantungan pada bahan bakar fosil. Penelitian ini memberikan implikasi kebijakan bagi pemerintah negara-negara ASEAN untuk meningkatkan daya tarik investasi asing di sektor energi terbarukan serta memperkuat tata kelola dalam mendukung transisi energi berkelanjutan.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By