Hubungan antara Perilaku Asertif dengan Stres Pada Ibu Hamil
| dc.Identifier.NIM | 00320110 | |
| dc.contributor.advisor | Retno Kumolohadi | |
| dc.contributor.author | Asti Widianingsih | |
| dc.date.accessioned | 2020-11-13T01:22:21Z | |
| dc.date.available | 2020-11-13T01:22:21Z | |
| dc.date.issued | 2004 | |
| dc.description.abstract | Ibu yang sedang hamil mengalami perubahan baik fisik maupun psikologis. Perubahan fisik seperti; perubahan payudara, rahim, pembesaran perut sedangkan perubahan psikologis dipengaruhi oleh perubahan honnon dan faktor dari ibu antara lain; perasaan ibu menjadi tidak menentu, lebih sensitifdan mudah marah. Jika tidak siap dengan perubahan-perubahan tersebut ibu hamil bisa dilanda stres. Ibu hamil membutuhkan cara untuk meredakan stres, dan perilaku asertif adalah alternatif yang baik dilakukan. Perubahan yang terjadi selama kehamilan, membuat ibu hamil perlu mengkomunikasikan pikiran, perasaan, dan kondisi saat hamil kepada suami, orang tua, teman, dokter atau orang lain. Penehtian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan negatif antara perilaku asertif dengan stres pada ibu hamil. Hipotesis yang diajukan adalah ada hubungan negatif antara perilaku asertif dengan stres pada ibu hamil. Semakin tinggi perilaku asertif maka stres pada ibu hamil semakin rendah, begitu pula sebaliknya semakin rendah perilaku asertifmaka stres pada ibu hamil semakin tinggi. Penehtian mehbatkan 30 orang ibu hamil yang berada di wilayah Puskesmas Perawatan Sragi I Kabupaten Pekalongan, usia 20-35 tahun dengan tingkat pendidikan minimal SMA. Skala perilaku asertif yang digunakan merupakan modifikasi sendiri oleh penehti dengan mengacu pada aspek-aspek perilaku asertif dari Stain & Book (2002). Skala stress yang digunakan merupakan modifikasi sendiri oleh penehti dengan mengacu pada aspek-aspek stres dari Sarafino (1994). Hasil analisis data dengan menggunakan korelasi Product Moment Pearson pada program SPSS 12.00 for Windows, diperoleh angka yang menunjukkan koefisien korelasi sebesar -0,726 ; p=0,000 (p<0,01) sehingga menunjukkan hasil ada hubungan negatifyang sangat signifikan antara perilaku asertif dengan stres. Kata Kunci:Perilaku Asertif, Stres | en_US |
| dc.identifier.uri | https://repository.uii.ac.id/handle/123456789/25121 | |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Perilaku Asertif | en_US |
| dc.subject | Stres Pada Ibu Hamil | en_US |
| dc.title | Hubungan antara Perilaku Asertif dengan Stres Pada Ibu Hamil | en_US |
Files
License bundle
1 - 1 of 1
Loading...
- Name:
- license.txt
- Size:
- 1.71 KB
- Format:
- Item-specific license agreed upon to submission
- Description: