<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Gambaran Peresepan Sacubitril/valsartan dan Analisis Faktor-faktor Yang Berhubungan Pada Pasien Gagal Jantung di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Gagal jantung menjadi masalah utama kesehatan masyarakat baik negara maju dan berkembang seperti Indonesia. Sacubitril/valsartan merupakan agen pertama dari Angiotensin Receptor Neprilysin Inhibitor (ARNI) yang sudah mulai digunakan pada pengobatan pasien gagal jantung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien gagal jantung yang menjalani rawat inap di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta, mengetahui gambaran pemberian terapi sacubitril/valsartan dan mengetahui apakah terdapat perbedaan lama rawat inap antara pasien yang mendapatkan dengan yang tidak mendapatkan sacubitril/valsartan. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain cross sectional dari data retrospektif. Pengambilan data rekam medik pada pasien gagal jantung yang menjalani rawat inap di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta periode 2023. Data dianalisis menggunakan metode Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien rawat inap pada pasien gagal jantung di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta pada laki-laki (54,2%) dan perempuan (45,8%). Terdapat 8 pasien yang menggunakan sacubitril/valsartan. Karakteristik jenis kelamin, usia, lama rawat inap dan cara pulang pasien tidak memiliki hubungan yang signifikan antara yang mendapatkan dan tidak mendapatkan sacubitril/valsartan (p-value >0.05), sedangkan sumber pembiayaan memiliki hubungan yang signifikan antara yang mendapatkan dan tidak mendapatkan sacubitril/valsartan (p-value <0.05). Obat yang banyak digunakan yaitu furosemid injeksi. Keluhan pasien gagal jantung terbanyak adalah sesak napas.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By