<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Upaya Pencegahan Tindak Pidana “Klitih” yang Dilakukan oleh Pelajar di Sleman (Studi Kasus Pencegahan Klitih di Sekolah Menengah Atas dan Kepolisian Resor Kota Sleman)

dc.Identifier.NIM21410150
dc.contributor.authorMardani, Abiyyu Alam
dc.date.accessioned2026-06-17T04:50:31Z
dc.date.available2026-06-17T04:50:31Z
dc.date.issued2026
dc.description.abstractFenomena kekerasan remaja yang dikenal dengan istilah klitih di Kabupaten Sleman merupakan permasalahan sosial yang kompleks dan berdampak serius terhadap keamanan masyarakat. Mayoritas pelaku klitih berasal dari kalangan remaja usia sekolah, sehingga sekolah dipandang memiliki peran strategis dalam upaya pencegahan perilaku tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran sekolah dalam mencegah perilaku kekerasan remaja serta menelaah bentuk kolaborasi yang dilakukan antara sekolah dan kepolisian sebagai upaya preventif terhadap tindak pidana klitih di Sleman. Rumusan masalah dalam penelitian ini meliputi dua hal, yaitu bagaimana peran kolaborasi antara sekolah dengan kepolisian dalam mencegah perilaku kekerasan remaja khususnya klitih di Kabupaten Sleman, serta apa saja hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan program kolaborasi tersebut. Rumusan masalah ini disusun untuk mengetahui sejauh mana efektivitas sinergi antar lembaga pendidikan dan aparat penegak hukum dalam menekan angka kekerasan remaja. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis empiris dengan pendekatan sosiologis. Data diperoleh melalui wawancara langsung dengan pihak sekolah (SMK Muhammadiyah Pakem, SMA Negeri 1 Depok, dan SMA Negeri 1 Ngaglik) serta Polresta Sleman, didukung dengan studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, teori kriminologi, dan literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah berperan penting dalam pencegahan klitih melalui pembinaan karakter, bimbingan konseling, penegakan disiplin, dan penguatan komunikasi dengan orang tua. Kolaborasi dengan kepolisian telah berjalan melalui penyuluhan hukum dan program preventif, namun masih menghadapi hambatan struktural dan kultural. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama yang lebih formal, terstruktur, dan berkelanjutan antara sekolah dan kepolisian guna meningkatkan efektivitas pencegahan kekerasan remaja di Sleman.en_US
dc.identifier.urirepository.uii.ac.id/handle/123456789/63466
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPencegahanen_US
dc.subjectKlitihen_US
dc.subjectSekolahen_US
dc.subjectKepolisianen_US
dc.titleUpaya Pencegahan Tindak Pidana “Klitih” yang Dilakukan oleh Pelajar di Sleman (Studi Kasus Pencegahan Klitih di Sekolah Menengah Atas dan Kepolisian Resor Kota Sleman)en_US
dc.typeThesisen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 3 of 3
Loading...
Thumbnail Image
Name:
21410150.pdf
Size:
2.13 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Loading...
Thumbnail Image
Name:
21410150 Bab 1.pdf
Size:
804.63 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Loading...
Thumbnail Image
Name:
21410150 DAftar Pustaka.pdf
Size:
392.85 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description:

Collections