Analisis Aplikasi Mikoriza dan Drip Irrigation Pada Tanaman Bawang Merah di Tanah Karst
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Wilayah karst mencakup sekitar 15,4 juta hektar dan tersebar hampir di seluruh Indonesia. Tanah karst umumnya memiliki permasalahan kekeringan, kekurangan air pada musim kemarau, kualitas dan kuantitas air yang rendah. Tanaman bawang merupakan salah satu sayuran dan rempah sehari – hari, bawang merah menjadi pendorong perkembanagan perekonomian di daerah. Selain itu bawang merah memiliki kelebihan dapat berproduksi pada musim kemarau dan bertahan pada suhu yang ekstrem, hanya saja bawang merah rentan terhadap genangan. Peran mikoriza dapat meningkatkan penyerapan nutrisi terhadap tanaman. Penggunaan drip irrigation dengan memberikan air secara perlahan dan terus – menerus pada zona perakaran agar dapat menjaga kelembaban daerah tanah. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh mikoriza terhadap tanaman bawang merah dan efisiensi dari drip irrigation. Metode yang digunakan adalah drip irrigation dengan interval 3, 4, dan 5 hari. Berdasarkan hasil penelitian ini pemberian mikoriza terhadap tanah karst memberikan pengaruh terhadap penyerapan pada tanaman, mikoriza mampu menekan magnesium yang tinggi pada daerah karst. Pengaruh mikoriza memberikan dampak terhadap produktivitas tanaman bawang merah. Adanya drip irrigation dapat menjaga kelangsungan hidup pada tanaman.