Pengaruh Paparan Rokok Terhadap Kadar Malondialdehid Plasma Darah Tikus yang Diinduksi High-fat Diet
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Latar Belakang: Rokok mengandung berbagai macam zat yang memiliki sifat toksik pada tubuh baik rokok tembakau maupun elektrik. Salah satu kandungan tersebut adalah nikotin. Selain itu, konsumsi makanan tinggi lemak dapat meningkatkan stres oksidatif dalam tubuh. Kombinasi tersebut menyebabkan peningkatan kadar stres oksidatif dalam tubuh salah satunya adalah Malondialdehid (MDA) sehingga risiko penyakit metabolik Tujuan: Mengetahui pengaruh paparan rokok terhadap kadar malondialdehid plasma pada tikus yang diinduksi high-fat diet Metode: Dua puluh sembilan ekor tikus wistar (Rattus norvegicus) yang dibagi secara acak kedalam empat kelompok. Kelompok kontrol sehat (N) diberikan pakan standar, kelompok kontrol induksi (I) diberikan intervensi tinggi lemak, dan kelompok rokok konvensional (R) diberikan kombinasi rokok konvensional dengan diet tinggi lemak, dan kelompok rokok vape (V) diberikan kombinasi rokok vape dengan diet tinggi lemak. Penelitian dilakukan selama enam pekan dan pengukuran MDA plasma darah pada akhir penelitian sebagai marker stres oksidatif. Hasil: Pada kelompok I didapatkan adanya peningkatan kadar MDA dibandingkan kelompok N (N=1,62±0,28, I=2,71±0,25). Peningkatan MDA plasma tertinggi pada kelompok R diikuti dengan kelompok V (R=9,77±0,45, V= 4,63±0,33). Pada uji statistik ANOVA didapatkan hasil signifan dan uji Post hoc Bonferoni didapatkan hasil homogen Kesimpulan: Pemberian rokok (konvensional dan vape) pada tikus wistar yang diinduksi diet tinggi lemak dapat meningkatkan kadar MDA plasma darah.