Moderasi Beragama dalam Penggunaan Obat, Makanan, dan Vaksin di Kemantren Mantrijeron Kota Yogyakarta
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Latar belakang: Perkembangan industri produk halal dan pemahaman moderasi beragama memiliki dampak signifikan terhadap kesehatan masyarakat. Hal ini memengaruhi sikap dan pengetahuan masyarakat terhadap kehalalan obat, makanan dan vaksin. Moderasi beragama menjadi kunci dalam menyeimbangkan kebutuhan kesehatan masyarakat dan nilai-nilai keagamaan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat hubungan antara pengetahuan dan sikap, serta menganalisis hubungan karakteristik sosiodemografi dengan pengetahuan dan sikap masyarakat di Kemantren Mantrijeron dalam penggunaan obat, makanan, dan vaksin. Metode: Penelitian ini bersifat observasional deskriptif analitik dengan pendekatan survei cross-sectional, dimana data kuantitatif diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan kepada para responden. Analisis data meliputi analisis univariat dengan Microsoft Excel dan analisis bivariat menggunakan uji Chi-square dan Spearman pada software SPSS. Hasil: Terdapat hubungan signifikan (p=0,034 < 0,05) antara usia dengan tingkat pengetahuan masyarakat Kemantren Mantrijeron terkait penggunaan obat, makanan, dan vaksin. Seluruh responden (100%) menunjukkan sikap positif terhadap penggunaan obat, makanan, dan vaksin sehingga nilai p tidak dapat dihitung karena dianggap konstan. Kesimpulan: Mayoritas responden di Kemantren Mantrijeron memiliki tingkat pengetahuan yang baik dan sikap positif terkait penggunaan obat, makanan, dan vaksin. Selain itu, terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan usia responden. Dengan demikian, hipotesis alternatif (Ha) dapat