<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Aktivitas Antibakteri dan Antibiofilm Fraksi Metanol Daun Legundi (Vitex Trifolia L.) Terhadap Staphylococcus Aureus

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Latar belakang: Staphylococcus aureus merupakan penyebab infeksi yang berpotensi menjadi resisten dan dapat membentuk biofilm sehingga diperlukan agen antibakteri baru dari bahan alam. Daun legundi (Vitex trifolia L.) diketahui memiliki aktivitas antibakteri dan antibiofilm. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui kandungan senyawa aktif serta aktivitas antibakteri dan antibiofilm fraksi metanol daun legundi terhadap S. aureus. Metode: Daun legundi diekstraksi dengan sonikasi menggunakan etanol 96%, kemudian difraksinasi secara bertingkat dengan pelarut n-heksana, etil asetat dan metanol menggunakan kromatografi cair vakum. Identifikasi senyawa dilakukan dengan kromatografi lapis tipis. Aktivitas antibakteri diuji menggunakan metode mikrodilusi untuk menentukan KHM dan KBM, sedangkan aktivitas antibiofilm diuji dengan metode crystal violet microtiter plate assay. Hasil: Ekstrak etanol daun legundi memiliki rendemen 14,27% dan mengandung alkaloid, flavonoid, fenolik, saponin, steroid, terpenoid, serta triterpenoid. Fraksi metanol memiliki rendemen 57,79% dan mengandung flavonoid, fenolik, saponin, steroid, serta triterpenoid. Ekstrak etanol menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap S. aureus dengan nilai KHM 6,25 mg/mL dan KBM 12,5 mg/mL, sedangkan fraksi metanol memiliki nilai KHM 15,62 mg/mL dan KBM 31,25 mg/mL. Fraksi metanol juga menunjukkan aktivitas antibiofilm dengan persentase penghambatan tertinggi sebesar 86,41% pada konsentrasi 15,625 mg/mL. Kesimpulan: Fraksi metanol daun legundi mengandung metabolit sekunder yang berpotensi menghambat pertumbuhan dan pembentukan biofilm S. aureus.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By