Analisis Beban Kerja Menggunakan Metode Full Time Equivalent (FTE) Pada UMKM Bakpia & Wingko Bu Hani
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Bakpia Wingko Bu Hani merupakan salah satu UMKM yang sudah cukup lama ada di
kulon progo. Berdasarkan obeservasi yang dilakukan terdapat ketidakseimbangan jumlah
pekerja di setiap stasiun kerja, yang dimana pada stasiun kerja packing seringkali
menyelesaikan pekerjaan lebih dulu dari stasiun kerja pemebentukan bakpia, hal ini
menyebabkan stasiun kerja packing yang terdiri dari enam pekerja, seringkali memiliki
idle time atau waktu kosong. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah
beban kerja yang diterima pekerja UMKM, sehingga dapat diketahui stasiun kerja mana
yang memiliki beban kerja kurang atau terlalu banyak. Metode yang digunakan adalah
Full Time Equivalent untuk menganalisis beban kerja yang berbasiskan waktu dengan
cara megukur lama waktu penyelesaian pekerjaan kemudian waktu tersebut di
konversikan ke dalam indeks nilai FTE. Didapatkan hasil perhitungan FTE pada stasiun
kerja pembuatan isi pekerja 1 dan 2 dengan nilai indeks FTE sebesar 0,5 dan 0,49,
kemudian stasiun kerja pembuatan adonan pekerja 1 dan 2 dengan nilai indeks FTE
masing-masing sebesar 0,2, lalu stasiun kerja pemanggangan pekerja 1 dan 2 dengan nilai
indeks FTE sebesar 1,12 dan 1,14, kemudian pada stasiun kerja packing yang tediri dari
5 pekerja dengan nilai indeks FTE secara berturut-turut sebesar 0,32, 0,33, 0,32, 0,32, dan
0,33. Kemudian pekerja yang memiliki nilai overload yaitu pekerja di stasiun kerja
pembentukan bakpia yang terdiri dari 3 pekerja dengan nilai indeks FTE secara berturutturut sebesar 1,7, 1,8, dan 1,7. Usulan atau rekomendasi yang dapat diberikan mengenai
beban kerja yang dialami UMKM Bakpia Bu Hani yaitu pengoptimalan jumlah tenaga
kerja.