Hubungan Antara Kesejahteraan di Tempat Kerja dan Intensi Pindah Kerja Pada Karyawan Generasi Z
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Penelitian ini mengeksplorasi hubungan antara kesejahteraan di tempat kerja dan intensi pindah kerja pada karyawan Generasi Z di Indonesia. Subjek penelitian terdiri dari 104 karyawan tetap yang telah bekerja minimal tiga bulan, dengan komposisi 25 laki-laki dan 79 perempuan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang disebarkan secara daring melalui Google Form. Alat ukur yang digunakan meliputi Multidimensional Turnover Intention Scale (MTIS) untuk intensi pindah kerja dan Workplace Well-being Index (WWI) untuk kesejahteraan di tempat kerja. Uji asumsi termasuk uji normalitas dan uji linearitas dilakukan sebelum analisis hipotesis. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa variabel intensi pindah kerja eksternal tidak terdistribusi normal, sedangkan intensi pindah kerja internal dan kesejahteraan di tempat kerja terdistribusi normal. Uji hipotesis dilakukan menggunakan uji Spearman’s rho untuk data yang tidak normal dan uji Pearson Product Moment untuk data yang normal. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan signifikan antara kesejahteraan di tempat kerja dan intensi pindah kerja, baik untuk dimensi eksternal (r = .053, p = .593) maupun dimensi internal (r = .192, p = .051). Penelitian ini menunjukkan bahwa kesejahteraan di tempat kerja tidak mempengaruhi intensi pindah kerja pada karyawan Generasi Z di Indonesia.