Analisis Timbulan Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) dari Kegiatan Pengomposan Sampah Skala Wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Darurat sampah di Daerah Istimewa Yogyakarta di tahun 2024 tidak
kunjung selesai dikarenakan salah satunya faktor penyebabnya yaitu TPA Piyungan
yang sudah melebihi kapasitas hingga menutup. Salah satu pengelolaan sampah
untuk mengurangi sampah tersebut yaitu dengan adanya TPS 3R, TPS, Bank
Sampah. dan sebagainya. Dalam tempat pengelolaan tersebut juga dilakukan
kegiatan meliputi pengomposan, pemilahan, dan lainnya. Kegiatan tersebut
sebenarnya memiliki dampak yang buruk untuk lingkungan, salah satunya
pencemaran udara meliputi emisi gas rumah kaca. Oleh karena itu, perlu dilakukan
perhitungan untuk mengetahui jumlah emisi gas rumah kaca dan dampak tersebut
sampai pada daerah sekitar tempat pengelolaan. Penelitian ini bertujuan untuk
menghitung jumlah emisi gas rumah kaca pada setelah darurat sampah dalam salah
satu pengelolaan sampah, dan kegiatan nya yaitu pengomposan di TPS 3R serta
melakukan pemetaan untuk dapat mengetahui daerah yang terkena dampak emisi
gas rumah kaca di sekitar tempat pengelolaan. Metode yang digunakan yaitu
Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) dan Inverse Distance
Weighted (IDW) untuk pemetaan. Hasil dari penelitan ini yaitu untuk total emisi
gas rumah kaca di TPS 3R Daerah Istimewa Yogyakarta sebesar 178.200 kg
CO2eq/tahun. Untuk TPS 3R Kupas dan TPS 3R Brama Muda menghasilkan emisi
gas rumah kaca yang paling tinggi diantara TPS 3R lainnya yaitu sebesar 14.259 kg
CO2eq/tahun dan 11.182 kg CO2eq/tahun. Hasil ini juga menunjukkan bahwa emisi
gas rumah kaca di beberapa tempat pengelolaan mengalami fluktuasi dari kondisi
sebelum darurat sampah dan sesudah darurat sampah.