Analisis Hasil Biodegradasi Sampah Sayuran dan Masker Medis menggunakan Ulat Jerman (Zophobas Morio) Berdasarkan Parameter Kimia
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Kondisi Indonesia saat ini sangatlah memperhatikan terutama dalam pengelolaan sampah. Dimana teknologi pengolahan sampah berpengaruh besar untuk kenyamanan maupun kesehatan manusia. Oleh karena itu, dibutuhkan teknologi alternatif dalam pengolahan sampah agar dapat mengurangi timbulan sampah pada negara Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hasil degradasi yang kemudian akan diuji dan dibandingkan dengan SNI 19-7030-2004 tentang Spesifikasi Kompos dari Sampah Organik Domestik. Dalam penelitian ini metode yang digunakan yaitu eksperimental menggunakan ulat jerman sebanyak 200 ekor dengan umur 2 bulan dan pemberian umpan sayuran dan masker secara triplo. Didapatkan laju penguraian di reaktor A lebih tinggi dibandingkan reaktor B. Hasil analisis konsumsi umpan reaktor A mencapai 100% sedangkan reaktor B mencapai 82%. Nilai WRI dari reaktor A sebesar 20% sedangkan reaktor B sebesar 16,4%. Lalu, berat total ulat pada hari ke-10 dengan berat tertinggi pada reaktor A sebesar 86 gr/ekor. Sedangkan pada reaktor B sebesar 82 gr/ekor. Nilai karbon tertinggi pada reaktor A sebesar 0,18%. Sedangkan pada reaktor B sebesar 0,20%. Untuk nilai nitrogen tertinggi pada reaktor A sebesar 11,17%. Sedangkan pada reaktor B sebesar 8,46%. Pada nilai rasio c/n nilai tertinggi pada reaktor A sebesar 5,8%. Sedangkan pada reaktor B sebesar 6,7%. Untuk nilai fosfor tertinggi pada reaktor A sebesar 7,37%. Sedangkan pada reaktor B sebesar 6,85%. Untuk nilai kalium tertinggi pada reaktor A sebesar 7%. Sedangkan pada reaktor B sebesar 6,6%.