Strategi Pembelajaran Al-qur’an Oleh Ustadz Agus Salim Kepada Ibu-ibu Pengajian (Studi Kasus Majelis Taklim Al-Mujahidin Dukuh Sidomulyo Desa Sidowayah Kecamatan Polanharjo Kabupaten Klaten)
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Pendidikan merupakan ujung tombak terbentuknya suatu bangsa dan negara.
Keberhasilan pendidikan ditunjang dengan adanya strategi yang tepat sehingga
menciptakan peserta didik yang berkualitas. Banyak faktor menunjang adanya
strategi yaitu guru, murid dan sarana prasarana. Dalam hal ini, seperti penyampaian
pembelajaran Al-Qur’an oleh ustadz Agus Salim. Beliau memberikan strategi
khusus untuk ibu-ibu pengajian agar pembelajaran Al-Qur’an berhasil.
Pembelajaran al-qur’an juga didukung oleh faktor pendukung dan penghambat.
Penelitian ini bertujuan untuk 1. Untuk mengetahui bagaimana strategi
pembelajaran Al-Qur’an oleh ustadz Agus Salim kepada ibu-ibu pengajian di
Majelis Taklim Dukuh Sidomulyo Desa Sidowayah Kecamatan Polanharjo
Kabupaten Klaten. 2. Untuk mendapatkan informasi faktor pendorong dan
penghambat ustadz dalam pelaksanaan strategi pembelajaran Al-Qur’an kepada
ibu-ibu pengajian di Majelis Taklim Dukuh Sidomulyo Desa Sidowayah
Kecamatan Polanharjo Kabupaten Klaten. Penelitian ini menggunakan penelitian
kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah ibu-ibu pengajian di majelis taklim
al-mujahidin. Objek penelitian ini yaitu strategi pembelajaran Al-Qur’an oleh
ustadz Agus Salim. Teknik Pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi,
wawancara dan dokumentasi.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pembelajaran Al-Qur’an
oleh ustadz Agus Salim terdapat 3 macam cara melalui menyimak, memotivasi dan
mengulang. Strategi ustadz Agus Salim tergolong berhasil, karena mengantarkan
ibu-ibu yang awalnya buta buta huruf Al-Qur’an sampai ke iqro enam. Faktor
pendukung berasal dari semangat ustadz agus salim tidak kendor dalam
menyalurkan ilmu dan ibu-ibu yang ingin belajar al-qur’an dengan baik dan benar.
Faktor penghambatnya yaitu panca indera yang mulai menurun, ada yang
menginginkan pembelajaran al-qur’an cepat, pekerjaan ibu-ibu sebagai seorang
petani dan banyak yang belajar al-qur’an menginjak dewasa.