Analisis Ketidakpatuhan Amerika Serikat Terhadap Uncat Melalui Kebijakan Zero Tolerance Di Era Donald Trump 2018 - 2021
| dc.Identifier.NIM | 18323220 | |
| dc.contributor.author | RAHMA AULIA ILHAM DHANI | |
| dc.date.accessioned | 2023-05-22T02:35:37Z | |
| dc.date.available | 2023-05-22T02:35:37Z | |
| dc.date.issued | 2023-03 | |
| dc.description.abstract | Kebijakan imigrasi Zero Tolerance menimbulkan pelanggaran HAM bagi migran yang memberi dampak fisik ataupun psikologis yang jelas bertentangan ratifikasi Amerika Serikat terhadap UNCAT. Penelitian ini menggunakan konsep Compliance Theory oleh Ronald B. Mitchell. Selaku aktor dalam regulasi internasional, Amerika Serikat telah menunjukkan komitmen kepatuhan sesuai kepentingan nasional atas UNCAT dengan mengimplementasikan sejumlah instrumen hukum penahanan orang asing. Tetapi, kurangnya keyakinan akan benefit konvensi ini mendorong ketidakpatuhan secara preferensi yang tercermin pada serangkaian administrasi Zero Tolerance yang mengutamakan kepentingan nasional dibandingkan universalitas hak asasi manusia. | en_US |
| dc.identifier.uri | https://repository.uii.ac.id/handle/123456789/44503 | |
| dc.publisher | UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA | en_US |
| dc.title | Analisis Ketidakpatuhan Amerika Serikat Terhadap Uncat Melalui Kebijakan Zero Tolerance Di Era Donald Trump 2018 - 2021 | en_US |