Analisis Environmental Value Stream Mapping (EVSM) Untuk Identifikasi Waste dan Usulan Peningkatan Efisiensi Berbasis Lean and Green Manufacturing (Studi Kasus: IKM Djoen Leather)
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Industri Kecil dan Menengah (IKM) memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, namun sering menghadapi kendala efisiensi dalam proses produksinya. Penelitian ini dilakukan pada IKM Djoen Leather di Banguntapan, Yogyakarta, yang memproduksi berbagai jenis produk kulit. Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah adanya gap antara target dan aktual produksi, serta aktivitas rework yang terjadi berulang pada proses perakitan dan penjahitan sehingga menimbulkan pemborosan biaya dan waktu. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pemborosan (waste) dari perspektif Lean and Green Manufacturing serta memberikan usulan perbaikan untuk meningkatkan efisiensi biaya dan kinerja lingkungan. Metode yang digunakan meliputi Environmental Value Stream Mapping (EVSM), Waste Assessment Model (WAM), Waste Assessment Questionnaire (WAQ), dan Process Activity Mapping (PAM), dengan dukungan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dan pendekatan Kaizen. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi proses produksi. Analisis dilakukan dengan membandingkan kondisi existing (Current State EVSM) dan rancangan perbaikan (Future State EVSM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 7 jenis waste utama, dengan kategori dominan yaitu waiting akibat waktu pengeringan lem, defect/rework pada proses jahit, dan green waste (scrap material) pada proses pemotongan. Usulan perbaikan menghasilkan peningkatan efisiensi biaya produksi, penurunan defect dari 2-3% menjadi ±1%, serta pengurangan rework sebesar 50%. Dari aspek lingkungan, penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) berkontribusi terhadap penurunan limbah padat, konsumsi energi, dan penggunaan bahan kimia lem. Secara keseluruhan, penerapan Lean and Green Manufacturing melalui EVSM terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi biaya sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan pada proses produksi IKM Djoen Leather.