<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Hubungan antara Persepsi rerhadap Human Relations dalam Situasi Kerja dengan Burnout pada Perawat Rumah Sakit Islam Kabupaten Wonosobo

dc.Identifier.NIM05320229
dc.contributor.authorFahriani, Rahmah
dc.date.accessioned2026-07-08T02:08:27Z
dc.date.available2026-07-08T02:08:27Z
dc.date.issued2009
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk menguji apakah ada hubungan antara persepsi terhadap human relations dalam situasi kerja dengan burnout pada perawat. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan negatif antara persepsi terhadap human relations dalam situasi kerja dengan burnout pada perawat. Semakin tinggi tingkat persepsi terhadap human relations yang ada dalam situasi kerja semakin rendah tingkat bumout yang dimiliki perawat, sebaliknya semakin rendah tingkat persepsi terhadap human relations yang ada dalam situasi kerja maka semakin tinggi tingkat burnout yang dimiliki oleh perawat. Subjek dalam penelitian ini adalah perawat Rumah Sakit Islam Wonosobo yang telah bekerja minimal satu tahun. Subjek yang digunakan sebagai responden dalam penelitian ini berjumlah 48 orang. Alat ukur yang digunakan pada variabel persepsi terhadap human relations ini mengacu pada teori Higgins (1982) sedangkan alat ukur Burnout yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada teori Maslach dan Jackson (Schaufeli dan Buunk, 1996) dan Pines dan Aronson (Schaufeli dan Buunk, 1996). Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan fasilitas program SPSS 11,5 For Windows. Hasil analisis data dengan teknik korelasi Product moment dari Karl Pearson menunjukkan nilai koefisien korelasi (r) = -0,488 p=0,000 (p<0,01). Artinya, ada hubungan negatif yang sangat signifikan antara persepsi terhadap human relations dalam situasi kerja dengan burnout pada perawat. Hal ini berarti semakin tinggi persepsi terhadap human relations dalam situasi kerja maka semakin rendah tingkat burnout pada perawat dan sebaliknya semakin rendah tingkat persepsi terhadap human relations dalam situasi kerja maka semakin tinggi tingkat burnout pada perawat. Sehingga hipotesis penelitian ini diterima. Analisis koefisien determinasi (r) pada korelasi antara persepsi terhadap human relations dengan burnout pada perawat menunjukkan angka sebesar 0,238, berarti persepsi terhadap human relations memberikan sumbangan sebesar 23,8% terhadap burnout.en_US
dc.identifier.urihttps://repository.uii.ac.id/handle/123456789/64210
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPersepsien_US
dc.subjectHuman Relationsen_US
dc.subjectBurnouten_US
dc.subjectPerawaten_US
dc.titleHubungan antara Persepsi rerhadap Human Relations dalam Situasi Kerja dengan Burnout pada Perawat Rumah Sakit Islam Kabupaten Wonosoboen_US
dc.typeThesisen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
05320229.pdf
Size:
5.52 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description:

Collections