Analisis Pengaruh Kualitas Material terhadap Kerusakan Bangunan Rumah Tinggal Sederhana Akibat Gempa Bumi di Wilayah Jogjakarta dan Majalengka
Date
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Kerusakan pada bangunan rumah tinggal sederhana tembokan dalam bencana gempa bumi dapat disebabkan oleh banyak foktor, salah satunya adalah kualitas material bangunan yang memberikan kontribusi kerusakan yang signifikan. Berdasarkan permasalahan tersebut dilaksanakan penelitian mengenai analisis pengaruh kualitas material terhadap kerusakan bangunan rumah tinggal sederhana akibat gempa bumi.Penelitian ini menggunakan metode kuesioner dengan jumlah responden 30 orang yang dilakukan di Jogjakarta dan Majalengka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas material yang sesuai dengan persyaratan bangunan sederhana tahan gempa di daerah Jogjakarta dan Majalengka, untuk mengetahui besamya korelasi setiap item kualitas material dengan tingkat kerusakan yang terjadi akibat gempa di daerah Jogjakarta dan Majalengka dan mengetahui variabel yang paling berpengaruh, untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan kualitas material dan tingkat kerusakan yang ditimbulkan oleh gempa bumi antara kedua daerah. Hasil penelitian ini terhhat bahwa tingkat kualitas material yang sesuai dengan ketentuan persyaratan mutu bahan bangunan untuk daerah Jogjakarta adalah kualitas batu bata (73.33%), kualitas semen (80%) dan kualitas besi tulangan (66.67%). Sedangkan untuk daerah Majalengka adalah kualitas agregat kasar (70%), kualitas semen (80%) dan kualitas besi tulangan (58.33%) Untuk daerah Jogjakarta kualitas batu pada pondasi, kualitas batu bata, kualitas semen, dan kualitas kayu berpengaruh sedang secara signifikan terhadap tingkat kerusakan bangunan rumah tinggal sederhana akibat gempa. Sedangkan untuk daerah Majalengka hanya kualitas batu bata yang berpengaruh sedang secara signifikan terhadap tingkat kerusakan bangunan rumah tinggal sederhana akibat gempa. Terdapat perbedaan kualitas material secara signifikan terhadap tingkat kerusakan bangunan rumah tinggal sederhana akibat gempa untuk kualitas batu bata, kualitas batako, kualitas genteng dan kualitas kayu antara daerah Jogjakarta dan Majalengka.