Pemanfaatan Limbah Kulit Singkong sebagai Adsorben Teraktivasi Asam Nitrat untuk Menurunkan Logam Kadmium (Cd) dalam Air
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Salah satu logam berat yang sering dijumpai dalam air yaitu kadmium (Cd). Kadmium
bersifat toksik yang mengakibatkan dampak negatif terhadap ekosistem dan kesehatan
manusia jika terakumulasi dalam jumlah yang banyak. Metode yang dapat digunakan
untuk penurunan logam kadmium pada air yaitu metode adsorpsi menggunakan
karbon aktif. Penelitian ini menggunakan karbon aktif kulit singkong yang teraktivasi
asam nitrat (HNO3) karena memiliki kandungan serat, selulosa, dan lignin yang tinggi.
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kondisi optimum (massa, pH, waktu kontak,
dan konsentrasi) untuk adsorpsi logam kadmium (Cd) pada air dan efektivitas
penurunan kadmium jika diaplikasikan pada sampel air lindi. Hasil dari proses
adsorpsi menggunakan karbon aktif kulit singkong yaitu mendapatkan hasil kondisi
optimum untuk massa 40 mg dengan efisiensi removal sebanyak 96,14%, pH 5 dengan
efisiensi removal 77,32%, waktu kontak 20 menit dengan efisiensi removal 82,61%,
dan konsentrasi 10 ppm dengan efisiensi removal 47,41%. Sedangkan pada air lindi,
karbon aktif kulit singkong teraktivasi HNO3 memiliki efisiensi penyisihan 76,82%.