<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Implementasi Pengukuran Kinerja Malcolm Baldrige Criteria for Performance Excellence dengan Penentuan Strategi pada Umkm Vifas Batik Yogyakarta

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu bidang usaha yang dapat berkembang secara konsisten dan memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia, dengan jumlahnya yang mencapai 99% dari keseluruhan unit usaha yang mana tantangan UMKM harus diatasi secara bersama terkait salah satunya produktivitas. Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 156 Tahun 2021 menyebutkan bahwa perlu diupayakan peningkatan produktivitas pada UMKM serta untuk menjaga perusahaan agar tetap bertahan. UMKM Vifas Batik merupakan salah satu usaha yang yang terindikasi adanya penurunan kinerja yang dicurigai karena adanya ketidakstabilan serta penurunan jumlah penjualan produk. Sehingga perlunya dilakukan pengukuran kinerja secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran kinerja secara menyeluruh dan memberikan perbaikan pada UMKM Vifas Batik dengan menggunakan metode Malcolm Baldrige Criteria for Performance Excellence berdasarkan tujuh kategori penilaian melalui pendekatan kuantitatif berupa kuesioner pada tahap awal dan kualitatif berupa wawancara untuk tahap kedua. Responden kuesioner sebanyak 48 pekerja Vifas Batik yang ditentukan melalui Teknik proportioinal random sampling. Serta untuk narasumber pada tahap wawancara sebanyak 2 orang yaitu pemilik UMKM serta kepala produksi yang ditentukan menggunakan purposive sampling. Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa UMKM Vifas Batik menurut standar Malcolm Baldrige Criteria for Performance Excellence berdasarkan tujuh kategori mendapat skor sebesar 522.92 yang menunjukkan penilaian kinerja UMKM Vifas Batik meraih predikat Average dan termasuk dalam kategori Good Performance dengan skala skor (476-575). Terdapat dua kategori terendah dalam pengukuran kinerja ini, yaitu kategori Perencanaan Strategi dengan skor 43.47% dan Fokus Tenaga Kerja sebesar 48.54%.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By