Ketahanan di Tempat Kerja dan Keterikatan Kerja Pada Karyawan Generasi Z
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris hubungan antara ketahanan di tempat kerja dan keterikatan kerja pada karyawan generasi Z. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan positif antara ketahanan di tempat kerja dan keterikatan kerja pada karyawan generasi Z. Responden penelitian ini melibatkan 115 karyawan generasi Z yang dipilih menggunakan purposive sampling. Rentang usia responden antara 28 – 21 tahun. Alat ukur yang digunakan adalah Resilience at Work Scale yang telah dimodifikasi oleh Malik dan Garg (2018) dan Utrecht Work Engagement Scale-17 (UWES) yang dikembangkan oleh Schaufeli dan Bakker (2004). Hasil analisis menggunakan teknik korelasi Pearson menunjukkan besarnya koefisien antara variabel ketahanan di tempat kerja dan keterikatan kerja (R = 0.668, p = < 0.001 [p < 0.05]). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara ketahanan di tempat kerja dan keterikatan kerja pada karyawan generasi Z, sehingga dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi ketahanan di tempat kerja maka akan semakin tinggi keterikatan kerja yang dimiliki. Hipotesis yang diajukan pada penelitian ini diterima.