Aplikasi Rantai Markov Waktu Kontinu untuk Perhitungan Premi Asuransi Penyakit Stroke (Studi Kasus : Penderita Penyakit Stroke di RSUD Dr.Soeroto Ngawi)
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Stroke adalah gangguan yang menyerang pembuluh darah di otak. Gangguan neurologis pada pasien stroke terjadi ketika ada pendarahan atau pemblokiran di bagian tertentu dari pembuluh darah di otak, yang menghasilkan gejala dan tanda yang sesuai di bagian otak tersebut. Pasien dengan diagnosis stroke dianggap penting untuk memiliki asuransi. Asuransi yang dihitung adalah asuransi kesehatan dengan Produk Penyakit Kritis atau Critical Illness (CI). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperkirakan jumlah premi yang harus dibayar oleh pasien yang dirawat di rumah sakit dengan diagnosis stroke setiap tahun. Metode yang digunakan adalah Rantai Markov Waktu Kontinu. Berdasarkan hasil interpolasi, peluang stroke tertinggi terjadi pada usia 64 tahun. Oleh karena itu, penelitian ini menggunakan sampel pasien berusia 64 tahun. Jumlah premi yang harus dibayarkan oleh pasien stroke berdasarkan penelitian ini untuk laki-laki cenderung lebih besar yaitu Rp 65,576,945 untuk asuransi dengan 2 benefit, sementara untuk asuransi dengan 3 benefit adalah sebesar Rp 83,788,588, dibandingkan dengan pasien perempuan sebesar Rp 58,430,515 untuk asuransi dengan 2 benefit, sementara untuk asuransi dengan 3 benefit adalah sebesar Rp 63,490,020. Sedangkan besaran anuitas setiap bulannya untuk pasien laki-laki adalah Rp 5,616,658 untuk asuransi dengan 2 benefit, sedangkan untuk asuransi dengan 3 benefit yaitu Rp 7,176,483, sementara untuk pasien perempuan adalah Rp 5,004,567 untuk asuransi 2 benefit, sedangkan untuk asuransi dengan 3 benefit yaitu Rp 5,437,913.