Efisiensi Sektor Publik Dalam Pembangunan Ekonomi Di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2010-2014
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Penelitian ini menganalisis tentang efisiensi sektor publik dalam pembangunan ekonomi di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada tahun 2010-2014. Penelitian ini menggunakan alat analisis Data Envelopment Analysis (DEA) yang merupakan metode pengukuran efisiensi dengan menggunakan pendekatan non parametrik. Penelitian ini juga menggunakan pendapatan asli daerah (PAD), dana perimbangan dan lain-lain pendapatan yang sah sebagai variabel input. Sedangkan tingkat pertumbuhan ekonomi atau PDRB dan kemiskinan sebagai variabel output. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya ada tiga dari lima kabupaten/kota di Yogyakarta yang tidak mampu mencapai tingkat efisiensi 100% yaitu kabupaten Gunungkidul pada tahun 2011, Kabupaten Bantul pada tahun 2014 dan Kabupaten Kulonprogo selama lima tahun terakhir antara tahun 2010-2014. Inefisiensi pada kabupaten Gunungkidul, Kabuptaen Bantul dan Kabupaten Kulonprogo tersebut disebabkan oleh pemborosan penggunaan input dibandingkan dengan tingkat output yang dihasilkan tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. Maka solusinya agar mencapai tingkat efisiensi 100% adalah dengan mengurangi jumlah penggunaan input dan tetap mempertahankan tingkat output yang telah dihasilkan.