Analisis Produktivitas Pekerjaan Pasangan Bata Akibat Jarak Mortar dan Jarak Tumpukan Bata terhadap Lokasi Pemasangan
| dc.contributor.author | Edwin Tubagus, 95310075 | |
| dc.date.accessioned | 2020-07-21T12:20:35Z | |
| dc.date.available | 2020-07-21T12:20:35Z | |
| dc.date.issued | 2001 | |
| dc.description.abstract | Suatu proyek konstruksi seperti rumah dan gedung pada umumnya pelaksanaannya sering terjadi ketelambatan dari time schedule pekerjaan yang dibuat perencana. Banyak faktor yang bisa menjadi penyebab keterlambatan tersebut, salah satunya yaitu tingkat produktivitas tenaga kerja yang rendah akibat kurang baiknya manajemen. Adapun pekerjaan proyek kontruksi yang berpengaruh pada produktivitas , antara lain pada pekerjaan pasangan bata. Produktivitas merupakan besarnya luasan/volume pekerjaan yang dihasilkan oleh tenaga kerja atau suatu regu tenaga kerja selama periode waktu tertentu. Dalam penelitian kami menekankan produktivitas pekerjaan pasangan bata akibat pengaruh jarak mortar dan jarak tumpukan bata terhadap lokasi pemasangan Hubungan dan pengaruh antara produktivitas dengan jarak mortar, jarak tumpukan bata dan jumlah pekerja pembantu diolah dengan metode regresi dan korelasi mengunakan program SPSS 7.5 Variabel produktivitas pekerjaan pasangan bata mempunyai hubungan sangat kuat dengan variabel jarak mortar, jarak tumpukan bata dan jumlah pekerja pembantu yang ditunjukkan dengan nilai koefisien determinasi berganda (R²) sebesar 0.80 yang mendekati angka satu. Penempatan mortar dan tumpukan bata haruslah ditempatkan pada jarak yang efektif sehingga akan didapat suatu produktivitas pekerjaan pasangan bata yang maksimal, karena didalam persamaan regresi ditunjukkan bahwa setiap menambah jarak mortar dan jarak tumpukan bata akan mengurangi produktivitas, sedangkan penambahan pekerja pembantu sampai 4 orang produktivitas akan meningkat. Penambahan pekerja pembantu diperlukan apabila, jarak mortar antara 0-11 meter 2 orang pekerja pembantu, 11-14 meter 3 orang pekerja pembantu, 14-24 meter 4 orang pekerja pembantu. Selain itu penambahan pekerja pembantu juga diperlukan apabila, jarak tumpukan bata antara 0-12 meter 2 orang pekerja pembantu, 12-15 meter 3 orang pekerja pembantu, 15-28 meter 4 orang pekerja pembantu. Dari hasil penelitian, bahwa jarak mortar antara 0-3 mempunyai produktivitas paling tinggi yaitu 1,5860 m²/jam, jarak tumpukan bata antara 0 sampai 3 meter mempunyai produktivitas paling besar yaitu 1,5890 m²/jam, sedangkan jumlah pekerja pembantu sebanyak 3 orang menghasilkan rata-rata produktivitas paling besar yaitu 1,3238 m²/jam. | en_US |
| dc.identifier.uri | http://hdl.handle.net/123456789/22821 | |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Analisis Produktivitas Pekerjaan Pasangan Bata | en_US |
| dc.subject | Akibat Jarak Mortar | en_US |
| dc.subject | Jarak Tumpukan Bata | en_US |
| dc.subject | Lokasi Pemasangan | en_US |
| dc.title | Analisis Produktivitas Pekerjaan Pasangan Bata Akibat Jarak Mortar dan Jarak Tumpukan Bata terhadap Lokasi Pemasangan | en_US |