Hubungan antara Persepsi Kualitas Pelayanan dengan Kepuasan Konsumen Pada Klinik Kecantikan di Yogyakarta
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah ada hubungan positif antara persepsi kualitas pelayanan dengan kepuasaan konsumen pada klinik kecantikan di Yogyakarta. Dugaan awal yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan positif antara persepsi kualitas pelayanan dengan kepuasaan konsumen pada klinik kecantikan di Yogyakarta, semakin tinggi persepsi kualitas pelayanan maka akan semakin tinggi kepuasaan konsumen dan sebaliknya semakin rendah persepsi kualitas pelayanan maka semakin rendah kepuasaan konsumen. Subjek dalam penelitian ini adalah wanita yang menggunakan produk dan layanan jasa klinik kecantikan yang berada di wilayah Yogyakarta. Alat ukur yang digunakan adalah skala kepuasan konsumen yang disusun berdasarkan aspek dari Weitz, Levy (2001), dan skala kualitas pelayanan yang disusun berdasarkan aspek-aspek kualitas pelyanan yang diambil dari teori Parasuraman (Tjiptono, 1996). Metode analisis data yang diakukan dalam penelitian ini menggunakan fasilitas program SPSS 12.0 untuk menguji apakah terdapat hubungan antara kepuasan konsumen dengan kualitas pelayanan. Uji korelasi product moment pearson menunjukkan korelasi sebesar r = 0,638; p=0,000 (p < 0,01) yang artinya ada hubungan positif yang sangat signifikan antara kualitas pelayanan dengan kepuasan konsumen, dengan demikian hipotesis penelitian ini diterima.