Studi Komparasi antara Penggunaan Batu Lintang (Kalsit) dan Abu Batu sebagai Filler untuk Campuran Beton Aspal (Laston)
| dc.contributor.author | Rachmadinawan, M. | |
| dc.contributor.author | Caushar, Rizki | |
| dc.date.accessioned | 2016-11-18T06:47:25Z | |
| dc.date.available | 2016-11-18T06:47:25Z | |
| dc.date.issued | 2002 | |
| dc.description.abstract | Pertumbuhan lalulintas yang terus meningkat menimbulkan tuntutan prasarana transportasi yang meningkat pula. Ketrersediaan bahan material untuk konstruksi lapis perkerasan harus dapat mencukupi kabutuhan dan memenuhi persyaratan demi kelangsungan pembangunan prasarana transportasi. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan membandingkan nilai-nilai stabilitas, flow (kelelehan), density (kepadatan), VITM (void In The Mix), VFWA (Void Filled With Asphalt), dan Quotient Marshall dari campuran beton aspal (Laston) dengan bahan pengisi batu lintang (kalsit) dan abu batu. Selain itu membandingkan kadar aspal optimum dari kedua bahan filler dengan acuan pencarian kadar aspal optimum dari Bina Marga. Bahan yang digunakan adalah berupa agregat kasar, agregat halus, dan filler hasil stone cruser dari Clereng Kulon Progo. Batu lintang (kalsit) berasal dari Ponjong Gunung Kidul. Aspal AC 60-70 produksi Pertamina. Untuk mencari benda uji yang optimum, dilukukan pengujian dengan tes Marshall. Variasi kadar aspal yang digunakan adalah 5%. 5,5%, 6%, 6,5%, dan 7%. Variasi kadar filler yang digunakan adalah 2%, 5%, dan 8%. Kadar aspal optimum yang dicapai untuk campuran dengan filler batu lintang kadar 2%,5%, dan 8% adalah 6,325%,6,25%, dan 6,175%. Sedangkan kadar aspal optimum yang dicapai untuk campuran dengan filler abu batu kadar 2%, 5%, dan 8% adalah 6,75%, 6,7%, dan 6,675%. Disamping itu benda uji yang optimum juga diteliti secara Immersion Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai stabilitas, flow, density, VITM, VFWA dan Quotient Marshall untuk campuran yang menggunakan filler batu lintang (kalsit) lebih baik dari campuran yang menggunakan filler abu batu. Oleh: karena itu batu lintang (kalsit) dapat menjadi alternatif pengganti filler yang digunakan dalam campuran beton aspal (laston) karena dapat memenuhi spesifikasi karakteristik yang disyaratkan oleh Bina Marga. | en_US |
| dc.identifier.uri | http://hdl.handle.net/123456789/1121 | |
| dc.publisher | UII Yogyakarta | en_US |
| dc.subject | Studi Komparasi | en_US |
| dc.subject | Penggunaan Batu Lintang (Kalsit) | en_US |
| dc.subject | Abu Batu | en_US |
| dc.subject | Filler | en_US |
| dc.subject | Campuran Beton Aspal (Laston) | en_US |
| dc.title | Studi Komparasi antara Penggunaan Batu Lintang (Kalsit) dan Abu Batu sebagai Filler untuk Campuran Beton Aspal (Laston) | en_US |
Files
Original bundle
1 - 5 of 13
Loading...
- Name:
- 01.0 cover.pdf
- Size:
- 68.5 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
- Description:
Loading...
- Name:
- 02 preliminary.pdf
- Size:
- 144.63 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
- Description:
Loading...
- Name:
- 03 daftar isi.pdf
- Size:
- 358.81 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
- Description:
Loading...
- Name:
- 04 abstract.pdf
- Size:
- 84.75 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
- Description:
Loading...
- Name:
- 05.1 bab 1.pdf
- Size:
- 119.18 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
- Description:
License bundle
1 - 1 of 1
Loading...
- Name:
- license.txt
- Size:
- 1.71 KB
- Format:
- Item-specific license agreed upon to submission
- Description: