<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Implementasi Undang-undang Perkawinan Tentang Jaminan Suami Terhadap Istri dalam Poligami (Studi Kasus di Desa Boloh)

dc.Identifier.NIM20410130
dc.contributor.authorYassarah, Sabila
dc.date.accessioned2025-06-18T03:56:24Z
dc.date.available2025-06-18T03:56:24Z
dc.date.issued2025
dc.description.abstractPenelitian ini membahas mengenai Implementasi Undang-Undang Perkawinan Tentang Jaminan Suami Terhadap Istri Dalam Poligami. Penelitian ini mengkaji syarat- syarat poligami yang harus dipenuhi oleh pemohon poligami yang terdapat dalam Undang-Undang No. 1 tahun 1974 yaitu di dalam pasal 5 ayat (1). Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum empiris, metode pendekataan yang digunakan adalah pendekatan undang-undang, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual. Sumber data terdiri dari data data yang diperoleh langsung dari lapangan melalui penyebaran kuesioner dan cara pengumpulan bahan penelitian yang dilakukan melalui studi kepustakaan yang kemudian dianalisa menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah, pertama, praktik perkawinan poligami di Desa Boloh sudah tercatat sah sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Perkawinan No. 1 Tahun 1974. Meskipun perkawinan telah dicatatkan secara sah, banyak suami yang tidak mengetahui sepenuhnya tentang peraturan tersebut. Seperti halnya, persetujuan istri pertama seringkali didapatkan melalui bujukan atau alasan emosional, sementara kemampuan finansial untuk menafkahi lebih dari satu keluarga menjadi masalah yang signifikan sehingga istri tidak mendapat kesejahteraan hidupnya selama dalam perkawinan poligami. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa jaminan hukum dalam praktik poligami ini belum sepenuhnya terpenuhi, terutama terkait aspek finansial dan pemahaman hukum. Kedua, Keputusan istri untuk bertahan dalam perkawinan poligami di Desa Boloh, meskipun suami tidak dapat menjamin keperluan hidup mereka dengan alasan cinta dan tekanan sosial dari keluarga maupun lingkungan, yang berarti bahwa perceraian di Desa Boloh dianggap sebagai suatu aib yang memalukan di lingkungan kecil seperti Desa Boloh tersebut, maka dari itu pada setiap perkawinan sebisa mungkin menghindari perceraian demi menjaga nama baik keluarga mereka.en_US
dc.identifier.urirepository.uii.ac.id/handle/123456789/56456
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPerkawinanen_US
dc.subjectJaminan Suamien_US
dc.subjectPoligamien_US
dc.titleImplementasi Undang-undang Perkawinan Tentang Jaminan Suami Terhadap Istri dalam Poligami (Studi Kasus di Desa Boloh)en_US
dc.typeThesisen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 2 of 2
Loading...
Thumbnail Image
Name:
20410130 Bab 1.pdf
Size:
254.58 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Loading...
Thumbnail Image
Name:
20410130 Daftar Pustaka.pdf
Size:
175.91 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description:

Collections