Pengaruh Beban Kerja, Stres Kerja, dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan menggunakan Metode Sempls (Studi Kasus : PT. Yamaha Indonesia)
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
PT. Yamaha Indonesia adalah salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang manufaktur pembuatan dan perakitan alat musik piano. Proses produksi piano dibagi menjadi tiga departemen, yaitu woodworking, painting, dan assembly, dimana setiap departemen memiliki tim kerja masing-masing. Beberapa tahapan produksi dilakukan secara manual, sehingga peran operator sangat penting dalam menentukan produktivitas perusahaan. Dari Mei 2023 hingga September 2023, ditemukan bahwa produktivitas tidak mencapai target yang diinginkan. Tidak hanya jumlah output yang dihasilkan yang mempengaruhi produktivitas, tetapi juga kinerja pekerja. Kinerja karyawan yang kurang baik dapat menyebabkan rendahnya produktivitas. Banyak faktor yang mempengaruhi kinerja, seperti beban kerja, stres kerja, dan kondisi lingkungan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beban kerja (X1), stres kerja (X2), dan lingkungan kerja (X3) terhadap kinerja karyawan (Y) di PT Yamaha Indonesia. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 91 responden. Pengolahan data dilakukan dengan metode Structural Equation Model-Partial Least Square (SEM-PLS). Berdasarkan hasil analisis menggunakan software SmartPLS 4, ditemukan bahwa beban kerja, stres kerja, dan lingkungan kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai t-statistic 1.970 untuk beban kerja, 3.057 untuk stres kerja, dan 2.974 untuk lingkungan kerja.