Analisis Perencanaan Fondasi Tiang Pancang dengan Variasi Diameter pada Tower Pegadaian
| dc.Identifier.NIM | 19511029 | |
| dc.contributor.author | Rochmatullah, Hamim Farchan Noor | |
| dc.date.accessioned | 2024-05-13T05:10:36Z | |
| dc.date.available | 2024-05-13T05:10:36Z | |
| dc.date.issued | 2024 | |
| dc.description.abstract | Fondasi merupakan struktur bangunan bagian bawah yang sangat penting dalam konstruksi untuk memikul beban bangunan di atasnya. Tower pegadaian Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat menggunakan fondasi tiang bor dengan diameter 1,0 m dengan panjang tiang sebesar 39 m. Pada penelitian ini, Peneliti akan melakukan perencanaan ulang terhadap fondasi tiang bor di lapangan dengan menggunakan fondasi tiang pancang dengan variasi diameter. Hal ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi diameter terhadap kapasitas dukung dan penurunan fondasi tiang pancang. Fondasi tiang pancang direncanakan dengan menggunakan 4 variasi diameter yaitu 0,7 m, 0,8 m, 0,9 m, dan 1,0 m dengan panjang tiang sebesar 39 m. Data yang digunakan pada penelitian ini yaitu data Detail Engineering Design (DED), data pengujian Standard Penetration Test (SPT), dan data fondasi existing. Program yang digunakan dalam analisis struktur gedung adalah SAP2000 versi 14. Perhitungan kapasitas dukung pada fondasi tiang bor menggunakan metode Skempton dan metode Tomlinson, sedangkan pada fondasi tiang pancang menggunakan metode Meyerhoff dan metode Tomlinson. Penurunan untuk tiang tunggal menggunakan metode Poulus dan Davis, sedangkan pada kelompok tiang menggunakan metode Vesic dan metode Penyebaran 2:1. Dari analisis yang telah dilakukan terhadap variasi diameter tiang pancang digunakan alternatif diameter ke 4 dengan metode perhitungan Tomlinson yaitu tiang pancang dengan diameter 1,0 m dengan jumlah 5 tiang dalam satu kelompok tiang. Variasi diameter 1,0 m merupakan variasi yang aman digunakan karena nilai kapasitas dukung fondasi kelompok tiang (Qg) sebesar 12554,91 kN sudah lebih besar dari beban aksial (P) sebesar 11436,13 kN. Penurunan yang terjadi pada diameter 1,0 m sebesar 25,57 cm, sehingga hasil penurunan dilakukan perhitungan kembali dengan menambahkan panjang tiang menjadi 42 m dan jarak tiang menjadi 2,5D + 0,02L didapatkan hasil sebesar 13,89 cm, penurunan tersebut sudah lebih kecil dari penurunan yang diizinkan yaitu sebesar 15,17 cm sehingga dari kemampuan kapasitas dukung dan penurunan yang terjadi sudah memenuhi persyaratan dan fondasi aman untuk digunakan. | en_US |
| dc.identifier.uri | repository.uii.ac.id/handle/123456789/49175 | |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Kapasitas Dukung Fondasi | en_US |
| dc.subject | Software SAP2000 | en_US |
| dc.subject | Penurunan | en_US |
| dc.title | Analisis Perencanaan Fondasi Tiang Pancang dengan Variasi Diameter pada Tower Pegadaian | en_US |
| dc.title.alternative | Planning Analysis of Pile Foundation With Diameter Variations on the Pegadaian Tower | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |