<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Hubungan Kepercayaan Diri Dengan Perilaku Merokok Pada Remaja

dc.Identifier.NIM05320226
dc.contributor.advisorNeneng Anggriany, S.Psi., M.Psi.
dc.contributor.authorAnggun Triyasa
dc.date.accessioned2022-02-24T08:58:30Z
dc.date.available2022-02-24T08:58:30Z
dc.date.issued2012
dc.description.abstractPenelitian kuantitatif ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepercayaan diri dengan perilaku merokok pada remaja. Hipotesis yang diajukan adalah ada hubungan negatif antara kepercayaan diri dengan perilaku merokok pada remaja. Subyek penelitian yaitu siswa laki-laki SMA di Kota Yogyakarta, sebanyak 100 orang. Data dalam penelitian ini diungkap dengan menggunakan Skala Kepercayaan Diri (Lauster dalam Andayani & Afiatin, 1996)dan Skala Perilaku Merokok (Hasnida & Kemala, 2005). Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis korelasi Product Moment. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh koefisien korelasi r=-0,433(p=0,000; p<0,01), sehingga hipotesis penelitian dapat diterima. Nilai R2 diperoleh sebesar 0,187, artinya kepercayaan diri memberikan sumbangan sebesar 18,7% terhadap perilaku merokok remaja. Kesimpulan dari hasil penelitian adalah ada hubungan negatif antara kepercayaan diri dengan perilaku merokok pada remaja. Artinya semakin tinggi kepercayaan diri, maka semakin rendah perilaku merokok remaja, sebaliknya semakin rendah kepercayaan diri, maka semakin tinggi perilaku merokok remaja. Keywords: kepercayaan diri, perilaku merokoken_US
dc.identifier.urihttps://repository.uii.ac.id/handle/123456789/36317
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectkepercayaan diri, perilaku merokoken_US
dc.titleHubungan Kepercayaan Diri Dengan Perilaku Merokok Pada Remajaen_US

Files

Collections