<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Beban Pajak Untuk Pemilihan Bentuk Usaha Berdasarkan Forecasting Laporan Keuangan Dengan Menggunakan Metode Trend Linear

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Peningkatan omzet usaha pada Perusahaan XYZ yang telah melampaui batas Rp4,8 miliar menuntut perencanaan pajak (tax planning) strategis demi menjaga efisiensi fiskal. Penelitian studi kasus ini bertujuan menganalisis dan membandingkan dampak finansial antara mempertahankan status Wajib Pajak Orang Pribadi versus beralih menjadi Wajib Pajak Badan. Menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, analisis dilakukan melalui peramalan laporan keuangan dengan metode trend linear periode 2026-2028 serta simulasi perhitungan pajak berdasarkan UU HPP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalihan bentuk usaha menjadi Wajib Pajak Badan jauh lebih efisien secara finansial. Penerapan skema badan berhasil memanfaatkan fasilitas Pasal 31E secara optimal, sehingga total beban pajak kumulatifnya tetap lebih rendah meskipun memicu konsekuensi pajak ganda atas dividen. Kesimpulannya, transisi menjadi Wajib Pajak Badan memberikan penghematan pajak (tax saving) yang secara langsung meningkatkan laba setelah pajak. Implikasinya, strategi komparatif ini sangat direkomendasikan sebagai alternatif kebijakan legal bagi manajemen

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By