Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam Dinamika Konflik Papua KKB/OPM dan Negara dalam Tinjauan Hukum Islam
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Konflik yang berkepanjangan di Papua menunjukan adanya kesenjangan dalam penanganan pelanggaran hak asasi manusia yang cenderung berfokus kepada pendekatan keamanan dan hukum positif, sementara perspektif hukum Islam sebagai kerangka normatif belum banyak dikaji secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengisi kekosongan yang ada dengan menganalisis pelanggaran hak asasi manusia dalam konflik di Papua berdasarkan perspektif hukum Islam serta mengkaji relevansinya terhadap penyelesaian konflik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan yuridis normatif dan konseptual melalui studi kepustakaan, dengan teknis pengumpulan data dari sumber primer dan sekunder yang dianalisis secara deskriptif-analitik. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa praktik pelanggaran hak asasi manusia dalam konflik Papua tidak hanya
bertentangan dengan hukum positif, tetapi juga secara substantif melanggar prinsip- prinsip Maqāṣid Asy-Syarī‘ah, khususnya perlindungan jiwa, keadilan, dan
kemaslahatan, serta menunjukan lemahnya pendekatan humanistik dalam penyelesaian konflik. Penelitian ini menegaskan bahwa integritas nilai-nilai hukum Islam, seperti keadilan, kemanusiaan, dan rekonsiliasi, dapat menjadi alternatif pendekatan yang lebih komprehensif dalam penyelesaian konflik. Dengan demikian, hukum Islam memiliki kontribusi yang strategis sebagai landasan normatif dalam mendorong penyelesaian konflik Papua yang lebih adil, damai, dan berkelanjutan.